Scroll untuk baca berita
Buton

HKG PKK ke-53 di Buton Tengah Jadi Momentum Percepatan Penanganan Stunting dan Kemiskinan

×

HKG PKK ke-53 di Buton Tengah Jadi Momentum Percepatan Penanganan Stunting dan Kemiskinan

Sebarkan artikel ini
Kegiatan dihadiri Bupati Buton Tengah, Dr. Azhari, Ketua Tim Penggerak PKK Buton Tengah Ny. Umi Noranah Azhari, S.Pd, para kepala OPD, Kepala Kantor Kemenag Buton Tengah/Hibata.id
Kegiatan dihadiri Bupati Buton Tengah, Dr. Azhari, Ketua Tim Penggerak PKK Buton Tengah Ny. Umi Noranah Azhari, S.Pd, para kepala OPD, Kepala Kantor Kemenag Buton Tengah/Hibata.id

Hibata.id – Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-53 di Gedung Serbaguna Kecamatan Lakudo, Senin (1/12/2025).

Peringatan tersebut menjadi momentum penguatan peran keluarga dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

Scroll untuk baca berita

Kegiatan dihadiri Bupati Buton Tengah, Dr. Azhari, Ketua Tim Penggerak PKK Buton Tengah Ny. Umi Noranah Azhari, S.Pd, para kepala OPD, Kepala Kantor Kemenag Buton Tengah, Ketua Bhayangkari Cabang Buton Tengah, perwakilan Persit Kartika Chandra Kirana, Dharma Wanita Persatuan, serta seluruh kader TP-PKK se-Buton Tengah.

Baca Juga:  18 Siswa SR di Buton Tengah Alami Gangguan Kesehatan Usai Santap Siang, Ini Penjelasan Pihak Sekolah dan Medis

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa PKK memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pembangunan keluarga. Ia meminta seluruh kader PKK memperkuat kontribusi terutama pada Posyandu dalam menangani dua isu utama daerah, yakni stunting dan kemiskinan.

“PKK adalah ujung tombak pemberdayaan keluarga. Saya berharap seluruh kader terus meningkatkan peran aktif dalam penanganan stunting dan pengentasan kemiskinan di Buton Tengah,” ujar Bupati.

Baca Juga:  BPBD Buteng Imbau Warga Waspada Bencana Hidrometeorologi Jelang Pergantian Musim

Bupati Azhari juga menyoroti sektor pendidikan sebagai agenda prioritas. Ia menginstruksikan TP-PKK melakukan pendataan anak putus sekolah serta masyarakat yang masih menyandang buta aksara untuk mendukung pelaksanaan program pemerintah secara tepat sasaran.

“Persoalan putus sekolah dan buta aksara tidak boleh dibiarkan. Saya minta kader PKK turun langsung ke lapangan untuk mendata secara akurat sehingga intervensi pemerintah dapat dilakukan secara efektif,” tegasnya.

Baca Juga:  Dorong Ekonomi Warga, Bupati Buton Tengah Wajibkan OPD Gunakan Sound System Lokal

Melalui peringatan HKG PKK ke-53, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah menargetkan peningkatan sinergi antara PKK dan perangkat daerah dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera, cerdas, dan bebas stunting. Pemerintah berharap penguatan peran keluarga mampu menjadi fondasi utama pembangunan manusia di Buton Tengah.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel