Hibata.id – Pemerintah Kota Gorontalo menetapkan Terminal Sentral sebagai lokasi Kampung Ramadan 1447 Hijriah. Kawasan itu akan difungsikan sebagai pusat penjualan takjil dan ruang ngabuburit bagi warga selama bulan puasa.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, pemerintah memutuskan menutup penuh akses keluar-masuk terminal setiap hari mulai pukul 15.00 Wita sepanjang Ramadan.
“Mulai jam tiga sore selama bulan Ramadan, jalan di area terminal bakal ditutup total,” ujar Wali Kota Adhan Dambea dalam high level meeting (HLM) bersama unsur Forkopimda, Jumat, 13 Februari 2026, di Bandhayo Lo Yiladia.
Dengan penutupan tersebut, seluruh jenis kendaraan tidak diperkenankan melintas di kawasan terminal pada jam yang telah ditentukan.
Kebijakan itu, kata Adhan, diambil untuk memberikan ruang yang lebih aman dan nyaman bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta masyarakat yang berburu menu berbuka puasa.
“Agar ada ruang penuh untuk UMKM, biar warga yang belanja takjil aman,” ujarnya.
Selain Terminal Sentral, pemerintah juga menyiapkan lantai dua Pasar Sentral sebagai lokasi pelaksanaan salat tarawih. Adhan meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait menyiapkan sarana pendukung agar aktivitas ibadah berjalan lancar.
“Di Pasar Sentral juga harus ada aktivitas salat, jangan cuma urusan dagang saja,” kata wali kota dua periode itu.













