Hibata.id – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, kembali menggelar silaturahmi bersama aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo, Kamis malam, 9 April 2026. Pertemuan yang berlangsung di Bandhayo Lo Yiladia itu membahas persoalan kewajiban kredit perbankan yang belakangan menjadi perhatian.
Forum tersebut merupakan lanjutan dari pertemuan bertahap yang sebelumnya digelar pemerintah kota. Dalam diskusi, sejumlah ASN menyampaikan pertanyaan dan masukan, terutama terkait mekanisme pembayaran kredit pasca perubahan pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).
Adhan menegaskan, pemerintah daerah hadir untuk menengahi persoalan sekaligus memastikan solusi yang adil bagi seluruh pihak. Ia membuka ruang dialog agar kendala yang dihadapi ASN dapat disampaikan secara langsung.
“Pemerintah tidak tinggal diam. Kita ingin mendengar langsung apa yang menjadi kendala, sehingga bisa dicarikan jalan keluar terbaik,” ujar Adhan.
Sebagai langkah lanjutan, ia meminta Kepala Badan Keuangan Daerah segera berkoordinasi dengan Bank SulutGo (BSG) guna memahami aspek teknis persoalan, termasuk skema penyelesaian yang memungkinkan.
Dalam pertemuan itu, perwakilan dari Bank Tabungan Negara (BTN) turut hadir memberikan penjelasan terkait kebijakan dan langkah yang diambil dalam menindaklanjuti kewajiban kredit ASN.
Adhan mengajak seluruh pihak, baik ASN maupun perbankan, untuk menyelesaikan persoalan ini secara terbuka dan bertanggung jawab. Menurut dia, kewajiban tetap harus dipenuhi, namun mekanisme penyelesaiannya harus transparan dan tidak memberatkan.
“Pada prinsipnya, kewajiban tetap harus diselesaikan. Namun mekanismenya harus jelas, transparan, dan tidak memberatkan. Kita cari solusi bersama,” kata dia.
Melalui forum ini, pemerintah kota berharap tercipta kesepahaman antara ASN dan pihak perbankan, sekaligus memastikan penyelesaian persoalan berjalan tertib sesuai ketentuan.













