Hibata.id – Bupati Buton Tengah Dr. Azhari mengajak masyarakat memperkuat kebersamaan dan persatuan dalam momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang dipusatkan di Lapangan Lembah Hijau Mawasangka, Sabtu (21/3/2026).
Ajakan tersebut disampaikan Azhari saat memberikan sambutan sebelum pelaksanaan Salat Idul Fitri yang diikuti ratusan warga dari berbagai wilayah di Kecamatan Mawasangka.
Azhari menekankan pentingnya menjaga tradisi kebersamaan, termasuk pelaksanaan Salat Id secara berjamaah di satu lokasi sebagai simbol persatuan masyarakat.
“Lapangan ini adalah milik bersama masyarakat Mawasangka. Semangat kebersamaan seperti ini harus terus kita jaga dan diwariskan kepada generasi muda,” ujarnya.
Ia menegaskan Idul Fitri menjadi momentum untuk menghapus sekat-sekat sosial di tengah masyarakat. Perbedaan wilayah maupun latar belakang, menurutnya, tidak boleh menjadi penghalang untuk bersatu.
“Di tempat ini kita berkumpul tanpa sekat. Semua bersatu dalam kebersamaan sebagai masyarakat Mawasangka,” katanya.
Selain pesan persatuan, Azhari juga menegaskan komitmennya dalam mendorong pembangunan daerah, khususnya di sektor pendidikan dan infrastruktur.
Ia menyebut peningkatan kualitas generasi muda melalui pendidikan menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
“Sebagai kepala daerah, saya ingin memastikan Buton Tengah terus berkembang dan memiliki sumber daya manusia yang berkualitas,” ujarnya.
Pemerintah daerah, lanjut dia, saat ini mendorong berbagai program pendidikan, termasuk pemanfaatan Sekolah Rakyat bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera agar tetap memperoleh akses pendidikan.
Azhari juga mengungkapkan rencana pembangunan sekolah terintegrasi dari jenjang dasar hingga menengah atas di wilayah Buton Tengah.
“Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara merata,” katanya.
Di sektor infrastruktur, pemerintah daerah menargetkan perbaikan sejumlah ruas jalan strategis yang menjadi akses utama masyarakat, termasuk di wilayah Mawasangka dan jalur Labungkari menuju Lakudo.
“Perbaikan infrastruktur menjadi prioritas untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Azhari juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait sejumlah kebijakan yang dinilai belum sepenuhnya diterima, termasuk pembatasan aktivitas tertentu di kalangan generasi muda.
Ia menegaskan kebijakan tersebut bertujuan menjaga nilai sosial dan membangun karakter generasi muda yang lebih baik.
“Setiap kebijakan tentu memiliki tujuan untuk kebaikan bersama,” katanya.
Di akhir sambutannya, Azhari mengajak masyarakat untuk terus mendukung program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah bersama Wakil Bupati Adam Basan.
Ia menekankan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan Buton Tengah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.
“Dengan dukungan masyarakat, pembangunan daerah akan berjalan lebih optimal,” ujar Azhari.















