Kriminal

Mengejutkan! Axel Akhirnya Dipecat Tidak dengan Hormat oleh Polda Gorontalo

×

Mengejutkan! Axel Akhirnya Dipecat Tidak dengan Hormat oleh Polda Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Kolase Foto: Aksel, terduga pelaku pemerasan dan persetubuhan dan Paman korban yang juga menjadi kuasa hukum, Haris Panto,S.H/Hibata.id
Kolase Foto: Aksel, terduga pelaku pemerasan-persetubuhan dan Paman korban yang juga menjadi kuasa hukum, Haris Panto,S.H/Hibata.id

Hibata.id – Setelah sekian lama senyap, kabar soal kasus oknum anggota Polres Bone Bolango berinisial AM alias Axel akhirnya menemukan titik terang.

Sosok yang sempat menjadi sorotan warga karena dugaan pemerasan dan persetubuhan terhadap seorang mahasiswi itu kini resmi diberhentikan dari dinas kepolisian.

Pada Jumat (7/11/2025), Komisi Etik Profesi Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo menggelar sidang yang menjadi penentu nasib Axel. Dari ruang sidang itu, keluar keputusan tegas, Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Baca Juga:  Pelaku Curanmor di Toko Plastik Gajah Gorontalo Tertangkap di Kosan

Dikonfirmasi langsung oleh kuasa hukum korban, Haris Panto, yang sejak awal setia mendampingi keluarga. Ia menyebut putusan etik tersebut telah berkekuatan hukum tetap.

Kabar PTDH Axel juga dibenarkan salah satu anggota polisi yang hadir di sidang kode etik Polda Gorontalo. Kuasa hukum korban turut mendapat mengonfirmasi keputusan tersebut.

“Hasil persidangan etik sudah keluar. Pelaku ditetapkan PTDH, dipecat dari kedinasan Polri,” ungkap Haris Panto kepada tim Hibata.id.

Baca Juga:  Kedapatan Miliki Sabu, Warga Palu Ini Ditangkap Polisi di Gorontalo

Haris menyampaikan, keputusan itu bukan sekadar akhir dari proses etik, tetapi juga membuka jalan bagi penanganan hukum pidana atas kasus yang menyeret Axel.

“Setelah putusan PTDH ini, kami mendapat konfirmasi bahwa penanganan kasus pidananya juga akan dinaikkan dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan oleh pihak kepolisian,” tegas Haris.

Baca Juga:  Duh, Warga Pohuwato Mengaku Jadi Korban Arisan Aplikasi Online

Bagi keluarga korban, kabar ini menjadi secercah keadilan setelah berbulan-bulan menunggu kepastian.

Suara Ibu dari Polda

Beberapa bulan sebelumnya, tepatnya Senin (25/8/2025), suasana haru menyelimuti halaman Markas Polda Gorontalo. Di hadapan Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo, seorang ibu bernama NA menangis tersedu, memohon keadilan untuk anak perempuannya.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel