Hibata.id – Kurma muda kerap dipercaya dapat membantu meningkatkan kesuburan wanita. Keyakinan ini membuat sebagian perempuan, terutama yang baru menikah, rutin mengonsumsinya dengan harapan segera hamil. Namun, apakah anggapan tersebut benar?
Kehamilan menjadi impian banyak pasangan setelah menikah. Meski sudah berhubungan intim secara teratur, tidak semua pasangan langsung mendapatkan momongan.
Kondisi ini mendorong sebagian orang mencoba cara alami untuk meningkatkan peluang hamil, salah satunya dengan mengonsumsi kurma muda.
Apa Kandungan Kurma Muda?
Kurma muda mengandung berbagai zat gizi yang dibutuhkan tubuh, seperti vitamin, mineral, zat besi, kalsium, serta antioksidan. Kandungan tersebut berperan dalam menjaga kesehatan tubuh secara umum, termasuk kesehatan organ reproduksi.
Karena itulah, kurma muda sering dikaitkan dengan kesuburan wanita dan pria. Meski begitu, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang memastikan kurma muda bisa membuat wanita lebih cepat hamil.
Artinya, kurma muda boleh dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat, tetapi tidak bisa dijadikan satu-satunya andalan untuk program hamil.
Kesuburan Dipengaruhi Banyak Faktor
Kesuburan tidak hanya ditentukan oleh makanan tertentu. Faktor lain seperti usia, waktu masa subur, frekuensi berhubungan intim, kondisi kesehatan pasangan, serta gaya hidup sehari-hari juga berpengaruh besar.
Karena itu, menjaga pola hidup sehat secara menyeluruh jauh lebih penting daripada hanya fokus pada satu jenis makanan.
Cara Sederhana Menjaga Kesuburan Wanita
Agar peluang hamil tetap terjaga, beberapa langkah berikut bisa dilakukan:
-
Makan makanan bergizi seimbang, termasuk sayur, buah, protein, dan biji-bijian
-
Aktif bergerak atau berolahraga ringan secara rutin
-
Kelola stres dengan baik, misalnya dengan istirahat cukup dan relaksasi
-
Batasi konsumsi kafein dan hindari alkohol
-
Jaga berat badan tetap ideal, tidak berlebihan dan tidak terlalu kurus
Kapan Perlu ke Dokter?
Mengonsumsi kurma muda tidak dilarang selama dikonsumsi wajar. Namun, jika sudah menjalani pola hidup sehat dan rutin berhubungan intim di masa subur tetapi kehamilan belum juga terjadi, sebaiknya pasangan berkonsultasi ke dokter.
Dokter dapat membantu menilai kondisi kesuburan kedua pasangan dan memberikan saran yang sesuai.












