Scroll untuk baca berita
Buton

Pemkab Buton Tengah Gandeng UICI Tingkatkan SDM Desa Berbasis Digital

×

Pemkab Buton Tengah Gandeng UICI Tingkatkan SDM Desa Berbasis Digital

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara, menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Insan Cita Indonesia (UICI). Foto: Arwin/Hibata.id
Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara, menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Insan Cita Indonesia (UICI). Foto: Arwin/Hibata.id

Hibata.id – Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara, menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) desa melalui pendidikan tinggi berbasis digital.

Sosialisasi kerja sama ini digelar di Aula Lantai 5 Kantor Bupati Buteng pada Kamis (24/7/2025), dan dihadiri langsung oleh Rektor UICI, Prof. Dr. La Ode Masihu Kamaluddin, M.Sc., M.Eng.

Ia menegaskan bahwa lulusan UICI tidak hanya disiapkan untuk menghadapi dunia kerja, tetapi juga diarahkan agar dapat langsung bekerja sesuai tuntutan zaman.

“Visi kampus kami jelas, lulusan harus langsung bekerja setelah wisuda, bukan sekadar siap kerja,” ujar Prof. La Ode di hadapan peserta sosialisasi.

Baca Juga:  Wabup Buteng Tegur OPD dan Camat Absen di Sidang DPRD, Mengapa?

Acara ini melibatkan operator desa, kepala desa, kepala sekolah SD dan SMP, operator sekolah, Plh Sekda, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Buton Tengah. Mereka diproyeksikan menjadi agen perubahan dalam penguatan kapasitas SDM dan tata kelola desa berbasis teknologi.

Rektor UICI, Prof. Dr. La Ode Masihu Kamaluddin, M.Sc., M.Eng. Foto: Arwin/Hibata.id
Rektor UICI, Prof. Dr. La Ode Masihu Kamaluddin, M.Sc., M.Eng. Foto: Arwin/Hibata.id

Bupati Buton Tengah dr. Azhari menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas operator desa sebagai garda depan pelayanan publik dan pengelolaan keuangan desa.

Menurutnya, banyak persoalan di tingkat desa disebabkan oleh keterbatasan pemahaman administrasi dan sistem digital.

“Kami ingin setiap desa memiliki operator yang kompeten dan benar-benar memahami tugasnya. Kami sedang menyusun regulasi agar Dana Desa bisa dimanfaatkan untuk membiayai pendidikan mereka,” jelas Bupati Azhari.

Baca Juga:  Ketua TP-PKK Buton Tengah Tegaskan Peran Vital Kader dalam Gerakan Posyandu Aktif

Pemerintah daerah berkomitmen menyokong pendidikan para perangkat desa melalui skema pendanaan yang jelas dan legal. Bupati menyatakan bahwa pembiayaan seperti SPP dapat dianggarkan melalui Dana Desa, selama memiliki dasar hukum yang kuat agar tidak menimbulkan keraguan di kalangan kepala desa.

Dalam sambutannya, Bupati Azhari juga mengajak masyarakat untuk memperluas cakrawala pendidikan. Ia menilai bahwa generasi muda tidak harus terpaku pada sekolah kedinasan seperti IPDN, TNI, atau Polri, melainkan dapat mempertimbangkan kampus berbasis inovasi seperti UICI.

Baca Juga:  Seleksi PPPK di Buton Tengah Dipersoalkan, Camat Mastim Bantah Nepotisme

“Anak-anak kita tidak harus selalu ke sekolah kedinasan. Banyak kampus berbasis digital yang layak, seperti UICI. Bahkan saya sendiri ingin kuliah lagi karena teknologi terus berkembang. Kalau kita tidak belajar, kita akan tertinggal,” tutur Azhari.

Di akhir pernyataannya, Bupati menegaskan tekadnya untuk terus memperkuat kualitas pendidikan di Buton Tengah sebagai fondasi utama kemajuan daerah.

“Saya ingin Buton Tengah jauh lebih baik. Mari kita bahu-membahu memperkuat SDM demi masa depan daerah yang lebih cerah,” pungkasnya.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel