Bone Bolango

Pemkab Bone Bolango Perkuat Program KLA, Targetkan Peningkatan Predikat Madya

×

Pemkab Bone Bolango Perkuat Program KLA, Targetkan Peningkatan Predikat Madya

Sebarkan artikel ini
Asisten II Setda Bone Bolango, Yusbar Ismail/Hibata.id
Asisten II Setda Bone Bolango, Yusbar Ismail/Hibata.id

Hibata.id – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Coaching Clinic Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026 sebagai langkah memperkuat komitmen serta sinergi lintas sektor dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten II Setda Bone Bolango, Yusbar Ismail, yang juga menyampaikan apresiasi atas capaian daerah dalam program KLA.

“Alhamdulillah, Bone Bolango saat ini telah meraih predikat Kabupaten Layak Anak kategori Madya. Ini capaian yang patut kita syukuri bersama,” kata Yusbar.

Baca Juga:  3 Dokter Spesialis Ikut Layani Warga di Program Bunga Desa

Ia menjelaskan, KLA merupakan sistem pembangunan berbasis hak anak yang mengintegrasikan peran pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha untuk memastikan pemenuhan hak serta perlindungan anak berjalan secara menyeluruh.

Menurut dia, capaian kategori Madya yang diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menjadi bukti kolaborasi seluruh pihak di daerah.

Baca Juga:  Nge-Baz, Kompetisi Cerdas Cermat Zakat di Bone Bolango

“Bone Bolango bisa mencapai kategori Madya. Ini hasil kerja bersama dan dukungan semua pihak,” ujarnya.

Yusbar menegaskan, peningkatan kualitas program KLA membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ia berharap melalui kegiatan Bimtek dan Coaching Clinic ini, peserta dapat meningkatkan kapasitas dan berperan aktif dalam menjalankan program KLA secara lebih optimal.

“Kami berharap seluruh peserta dapat berkontribusi aktif agar pelaksanaan program KLA di Bone Bolango semakin baik ke depan,” katanya.

Baca Juga:  Bakal Diterima Besok, Bone Bolango Raih Anugerah Piala Adipura

Pemerintah daerah menilai kegiatan ini penting untuk memperkuat pemahaman serta kemampuan teknis para pemangku kepentingan, sehingga upaya mewujudkan kabupaten yang ramah dan layak bagi anak dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel