Editorial

Awasi dan Tolak Serangan Fajar Rp200 Ribu Per Kepala di Suwawa

×

Awasi dan Tolak Serangan Fajar Rp200 Ribu Per Kepala di Suwawa

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Politik Uang/Hibata.id

Hibata.id – Masyarakat calon pemilih kini mulai diiming-imingi uang oleh beberapa oknum tertentu jelang hari pencoblosan 14 Februari besok. Sebuah fenomena lama yang dikenal dengan istilah “Serangan Fajar” kembali muncul di Kecamatan Suwawa, Bone Bolango.

Kali ini dengan nominal yang mencengangkan, yaitu Rp200-300 per orang atau kepala. Kejadian ini bukan hanya mencoreng demokrasi, namun juga menempatkan masyarakat sebagai korban selama lima tahun ke depan.

Menurut pengakuan beberapa warga yang enggan disebutkan namanya, mereka didatangi oleh oknum-oknum koordinator desa para calon legislatif.

Baca Juga: Politik Uang Bos Tambang Suwawa Berhembus Kencang di Masa Tenang

Oknum tersebut menawarkan dengan tegas sejumlah uang tunai dengan bervariasi sebagai imbalan untuk memilih kandidat yang mereka bawa.

Meski tidak semua warga menerima tawaran tersebut, keberadaan praktik ini menimbulkan kekhawatiran serius tentang integritas proses pemilu di Kabupaten Bone Bolango khususnya di Suwawa.

Serangan Fajar bukanlah fenomena baru dalam pemilihan umum di Kecamatan Suwawa. Namun, nominal yang kini mencapai Rp200 ribu menunjukkan eskalasi yang serius dan membahayakan.

Baca Juga: Tambang Batu Hitam Suwawa Bisa Jadi Pemicu Maraknya Politik Uang

Praktik ini tidak hanya merusak prinsip pemilihan yang adil dan bebas. Tapi juga menempatkan masyarakat sebagai korban kebijakan yang tidak berpihak kepada kepentingan umum selama lima tahun ke depan.

Kasus ini menjadi pengingat keras bagi seluruh elemen bangsa bahwa demokrasi harus dijaga dengan integritas, transparansi, dan keadilan. Masyarakat diharapkan dapat lebih kritis dan tidak tergiur dengan iming-iming sesaat yang pada akhirnya akan merugikan diri sendiri dan generasi mendatang.

Pemilihan umum merupakan pesta demokrasi yang harus dijalankan dengan prinsip-prinsip demokratis. Serangan Fajar dan praktik politik uang lainnya harus menjadi musuh bersama yang diberantas, demi terwujudnya pemerintahan yang bersih, adil, dan melayani seluruh lapisan masyarakat.

**Cek berita, artikel dan konten lainnya di GOOGLE NEWS
Example 120x600