Hibata.id – Bupati Buton Tengah (Buteng) Dr. Azhari menghadiri sekaligus melantik dan mengukuhkan Pengurus Rumpun Ombonowulu dalam rangkaian acara adat Bongka’a Tau yang berlangsung di Lapangan Ampera, Kecamatan Gu, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan meriah sebagai bentuk komitmen masyarakat dalam menjaga tradisi serta memperkuat nilai budaya lokal di Kabupaten Buton Tengah.
Acara ini turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara H. Mansur, Ketua TP-PKK Buton Tengah Umi Noranah Azhari, S.Pd., unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, Ketua KPU dan Bawaslu, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Buton Tengah.
Dalam sambutannya, Bupati Azhari menegaskan pengurus adat memiliki peran strategis dalam menjaga identitas budaya daerah agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Ia menilai modernisasi tidak boleh menggerus nilai luhur yang diwariskan dari generasi ke generasi.
“Identitas daerah terletak pada kemampuan masyarakatnya mengenal dan menjaga budayanya. Adat harus tetap hidup, dijaga, dan diwariskan, tanpa kehilangan jati diri meski mengikuti perkembangan zaman,” kata Azhari.
Selain memperkuat kelembagaan adat, Azhari juga menaruh perhatian pada pengembangan situs sejarah Benteng Rumpun Ombonowulu. Ia menargetkan pelaksanaan Bongka’a Tau pada tahun-tahun mendatang dapat digelar langsung di kawasan benteng tersebut seiring dengan pembangunan akses infrastruktur menuju lokasi.
“Ke depan, kami akan mengupayakan pembangunan jalan menuju Benteng Rumpun Ombonowulu agar situs ini menjadi pusat kegiatan budaya sekaligus destinasi wisata sejarah,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah juga akan mendorong tradisi Bongka’a Tau masuk dalam kalender pariwisata daerah. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat persatuan masyarakat sekaligus mempromosikan kekayaan budaya Buteng kepada masyarakat luas.
“Buton Tengah adalah rumah persaudaraan. Persatuan kultur Buton dan Muna menjadi kekuatan yang harus terus dirawat,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Azhari juga menyampaikan capaian daerah berupa berdirinya Pengadilan Agama Kabupaten Buton Tengah secara mandiri. Ia turut menyampaikan apresiasi kepada kaum ibu yang berpartisipasi menyiapkan talang sebagai bagian dari rangkaian tradisi adat.
“Terima kasih atas kebersamaan dan gotong royong yang ditunjukkan. Semoga tradisi ini terus terjaga dan menjadi amal ibadah,” tutupnya.













