Kota Gorontalo

Di Tengah Gempuran Zaman, Indra Gobel Dorong Barzanji Tetap Lestari

×

Di Tengah Gempuran Zaman, Indra Gobel Dorong Barzanji Tetap Lestari

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel saat penutupan Festival Barzanji II tingkat Kota Gorontalo sekaligus pengumuman kejuaraan di halaman TPQ Al-Muttaqien, Kelurahan Siendeng, Kecamatan Hulonthalangi, Rabu (7/10/2026). (Foto: Humas)
Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel saat penutupan Festival Barzanji II tingkat Kota Gorontalo sekaligus pengumuman kejuaraan di halaman TPQ Al-Muttaqien, Kelurahan Siendeng, Kecamatan Hulonthalangi, Rabu (7/10/2026). (Foto: Humas)

Hibata.id – Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, mendorong masyarakat terus melestarikan tradisi membaca Barzanji di tengah perubahan zaman. Tradisi keagamaan ini dinilai bukan sekadar warisan budaya Islam, tetapi juga sarana mengenalkan keteladanan Nabi Muhammad SAW kepada generasi muda.

Pesan itu disampaikan Indra dalam penutupan Festival Barzanji II tingkat Kota Gorontalo sekaligus pengumuman kejuaraan di halaman TPQ Al-Muttaqien, Kelurahan Siendeng, Kecamatan Hulonthalangi, Rabu (7/10/2026).

Menurut Indra, Festival Barzanji tidak seharusnya berhenti sebagai ajang perlombaan atau seremoni keagamaan. Kegiatan tersebut perlu menjadi momentum untuk menghidupkan tradisi bershalawat sekaligus memperkenalkan sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW melalui kitab Al-Barzanji.

Baca Juga:  HUT ke-298, Adhan Dambea Ajak Masyarakat ‘Ikut Bergerak’ Membangun Kota Gorontalo

“Di tengah gempuran zaman modern ini dan penuh tantangan, kita ingin memastikan bahwa untaian pujian kepada Rasulullah tetap menggema indah di hati generasi muda dan seluruh masyarakat di Kota Gorontalo,” kata Indra.

Ia menjelaskan, lantunan Barzanji tidak hanya memiliki nilai seni melalui syair-syair pujian yang dibacakan. Di dalamnya terkandung kisah kehidupan Rasulullah yang dapat menjadi bahan renungan sekaligus inspirasi bagi umat Islam untuk meneladani akhlak dan perjuangannya.

Baca Juga:  Adhan Dambea Lawan Intervensi DPRD: Jangan Bawa Kepentingan Istri ke Birokrasi!

Tradisi tersebut juga dinilai memiliki peran sosial dalam mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Karena itu, Indra mengingatkan agar pembacaan Barzanji tidak hanya dilakukan pada momentum tertentu, seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya diharapkan terus hidup dalam keseharian masyarakat.

“Kalimat-kalimat Barzanji jangan hanya dibaca dalam momen hari-hari tertentu saja,” ujar Indra.

Baca Juga:  Sekda Kota Gorontalo: Kinerja OPD dan Transparansi Keuangan Akan Terus Ditingkatkan

“Kisah dalam kitab Barzanji seharusnya menjadi spirit sejarah dan penyegaran ketokohan Nabi Muhammad sebagai satu-satunya idola teladan kita, umat Islam,” lanjutnya.

Indra juga mengajak pengurus majelis taklim di Kota Gorontalo mengambil peran aktif dalam menjaga keberlangsungan tradisi tersebut. Menurut dia, pelestarian Barzanji membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat agar tidak sekadar bertahan sebagai kegiatan seremonial.

Ia berharap tradisi Barzanji dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya sekaligus memperkuat kehidupan religius masyarakat Kota Gorontalo di tengah dinamika zaman.