Hibata.id, Pohuwato – Perjalanan di ruas Jalan Trans Desa Manunggal Karya, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, mendadak berubah mencekam.
Sebuah mobil pick up jenis Grand Max putih bernomor polisi DN 8040 AC tiba-tiba dilalap api saat mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar, Selasa (21/4/2026).
Api muncul secara cepat dan langsung membesar, melahap hampir seluruh badan kendaraan.
Dalam hitungan menit, kobaran api disertai asap hitam pekat membumbung tinggi ke udara.
Warga sekitar yang melihat kejadian itu spontan panik, sementara pengguna jalan memilih berhenti dan menjauh demi menghindari risiko.
Sejumlah saksi menyebut, api terlihat berasal dari bagian bawah kendaraan sebelum akhirnya merambat ke seluruh bodi mobil. Situasi sempat membuat arus lalu lintas di lokasi tersendat.
Insiden ini menambah daftar kebakaran kendaraan pengangkut BBM di Pohuwato. Sebelumnya, kejadian serupa juga pernah terjadi di Desa Hulawa, Kecamatan Marisa.
Kapolsek Randangan, Ipda Irfan R. Mahmud, membenarkan peristiwa tersebut.
Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan awal, pengemudi bernama Fazrilyansyah meminjam kendaraan milik seorang perempuan berinisial UA untuk membeli solar di depot wilayah Banuroja.
“Pengemudi membeli solar sebanyak 35 liter dalam satu galon dan 5 liter dalam tiga galon. Rencananya, solar itu digunakan untuk mengganti bahan bakar milik rekannya yang sebelumnya dipakai pada mobil pengangkut LPG,” jelas Irfan.
Namun, polisi memastikan kebakaran tidak berkaitan dengan BBM yang dibawa.
“Api dipicu korsleting listrik di bagian bawah tangki kendaraan, bukan karena solar,” tegasnya.
Akibat kejadian ini, kerugian materi ditaksir mencapai Rp30 juta. Meski kendaraan hangus, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.












