Scroll untuk baca berita
Internasional

Luis Antonio Tagle Disebut Kandidat Kuat Pengganti Paus Fransiskus

×

Luis Antonio Tagle Disebut Kandidat Kuat Pengganti Paus Fransiskus

Sebarkan artikel ini
Kardinal Luis Antonio Tagle kembali mencuat sebagai kandidat kuat dalam pemilihan paus pengganti Paus Fransiskus
Kardinal Luis Antonio Tagle kembali mencuat sebagai kandidat kuat dalam pemilihan paus pengganti Paus Fransiskus

Hibata.id – Nama Kardinal Luis Antonio Tagle kembali mencuat sebagai kandidat kuat dalam pemilihan paus pengganti Paus Fransiskus. Sosok asal Filipina ini dinilai mewakili semangat Gereja Katolik modern yang inklusif dan terbuka terhadap dunia.

Kedekatannya secara ideologis dengan Paus Fransiskus membuat Tagle digadang-gadang sebagai penerus yang akan melanjutkan arah reformasi Gereja. Sejumlah media internasional, termasuk The Independent, menyebut Tagle sebagai calon terkuat kedua setelah Kardinal Pietro Parolin, dengan peluang 5:2.

Dalam beberapa tahun terakhir, Kardinal Tagle menjabat sebagai kepala Departemen Evangelisasi Vatikan, unit penting yang mengatur strategi misi global Gereja Katolik. Lewat peran ini, ia memiliki pengaruh besar terhadap gereja-gereja di negara berkembang—wilayah yang kini menjadi basis pertumbuhan umat Katolik terbesar di dunia.

Baca Juga:  Paus Fransiskus Wafat, Pemimpin Gereja Katolik Roma yang Mengubah Sejarah

Meski usianya kini 67 tahun, Tagle dianggap masih muda dalam konteks struktur kepemimpinan Vatikan. Banyak kardinal menilai masa kepausan dengan usia tersebut cukup ideal untuk membawa kesinambungan sekaligus stabilitas.

Pemilihan Tagle sebagai paus dinilai akan memperkuat jalur progresif yang telah dibuka oleh Paus Fransiskus. Beberapa pengamat menyebutnya sebagai simbol keterbukaan Gereja Katolik terhadap umat global yang semakin beragam.

Baca Juga:  Pesawat Kargo DHL Jatuh Dekat Vilnius, Satu Orang Tewas

Pendeta Emmanuel Alfonso, salah satu murid lama Tagle, menyebut bahwa mantan Uskup Agung Manila itu mewakili kehangatan dan kerendahan hati yang sama dengan Paus Fransiskus.

“Ia mencintai kaum miskin, sangat ramah, dan penuh welas asih. Jika terpilih, ia akan melanjutkan apa yang sudah dibangun Paus Fransiskus,” kata Alfonso.

Baca Juga:  Kebakaran Hutan di Los Angeles, Ribuan Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Tagle juga menunjukkan kedekatan budaya dan spiritual dengan komunitas Katolik Asia, menjadikannya tokoh yang mewakili suara umat Katolik dari luar Eropa—wilayah yang selama ini mendominasi kepemimpinan Gereja.

Konklaf rahasia pemilihan paus baru diperkirakan akan berlangsung ketat, namun arah perubahan Gereja di bawah kepemimpinan Paus Fransiskus kemungkinan besar akan menjadi pertimbangan utama para kardinal dalam menentukan pilihan mereka.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel