Internasional

Iran Luncurkan Rudal Balistik Sejjil untuk Pertama Kali ke Israel

×

Iran Luncurkan Rudal Balistik Sejjil untuk Pertama Kali ke Israel

Sebarkan artikel ini
Iran Luncurkan Rudal Balistik Sejjil untuk Pertama Kali ke Israel/Hibata.id
Iran Luncurkan Rudal Balistik Sejjil untuk Pertama Kali ke Israel/Hibata.id

Hibata.id – Iran dilaporkan untuk pertama kalinya menggunakan rudal balistik Sejjil dalam konflik bersenjata yang sedang berlangsung dengan Israel.

Rudal jarak jauh ini menjadi bagian dari gelombang serangan terbaru yang menandai meningkatnya ketegangan militer di kawasan Timur Tengah.

Scroll untuk baca berita

Informasi tersebut muncul dari laporan media internasional yang mengutip pernyataan resmi Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC).

IRGC menyebut peluncuran rudal tersebut terjadi dalam gelombang serangan ke-54 dari operasi militer Iran yang dinamai Operation True Promise 4.

Dalam operasi tersebut, Iran tidak hanya meluncurkan Sejjil. Militer Iran juga menembakkan sejumlah rudal balistik lain seperti Khorramshahr, Kheibar Shekan, dan Emad yang diarahkan ke target yang disebut berada di wilayah Israel.

Baca Juga:  Konflik Iran–AS Memanas, Jusuf Kalla Ingatkan Batas Peran Diplomasi Indonesia

Pejabat IRGC menilai serangan ini menunjukkan peningkatan kapasitas militer Iran sekaligus memperlihatkan kesiapan teknologi persenjataan yang dimiliki negara tersebut.

Sejjil dikenal sebagai salah satu rudal balistik strategis Iran. Sistem senjata ini menggunakan dua tahap roket dengan bahan bakar padat dan memiliki jangkauan lebih dari 2.000 kilometer.

Dengan kemampuan tersebut, rudal ini dapat menjangkau berbagai target di kawasan regional tanpa memerlukan proses pengisian bahan bakar sebelum peluncuran.

Keunggulan bahan bakar padat membuat sistem ini lebih cepat disiapkan dan lebih sulit dideteksi sebelum diluncurkan dibandingkan rudal berbahan bakar cair.

Baca Juga:  Penemuan dan Pemikiran yang Abadi Filusuf Yunani

Para analis pertahanan menilai karakteristik tersebut menjadikan Sejjil sebagai salah satu komponen penting dalam strategi pertahanan dan penangkalan Iran.

Laporan media internasional menyebutkan bahwa serangan terbaru ini merupakan salah satu gelombang serangan misil terbesar dalam konflik Iran–Israel selama beberapa pekan terakhir.

Serangan tersebut menargetkan sejumlah lokasi di wilayah Israel dan kawasan sekitarnya. Beberapa rudal dilaporkan jatuh di area dekat fasilitas diplomatik dan konsuler asing yang berada di sekitar Tel Aviv.

Hingga kini, militer Israel belum memberikan keterangan rinci mengenai dampak dari peluncuran rudal Sejjil tersebut, termasuk kemungkinan kerusakan atau korban.

Baca Juga:  Marinir TNI AL Rusia, Satriya Arta Bantah Jadi Tentara Bayaran dan Klaim Resmi Militer Rusia

Konflik Iran–Israel Memasuki Fase Ketegangan Tinggi

Konflik antara Iran dan Israel terus memanas dengan rangkaian serangan dan balasan dari kedua pihak.

Dalam beberapa pekan terakhir, operasi militer melibatkan berbagai jenis persenjataan modern seperti rudal balistik, drone tempur, serta serangan udara.

Penggunaan rudal jarak jauh dalam operasi terbaru ini dinilai dapat meningkatkan ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan memicu perhatian luas dari komunitas internasional terhadap perkembangan situasi keamanan kawasan.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel