Kriminal

Terungkap Setelah Berbulan-bulan, Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Pemerkosaan Anak di Taluditi

×

Terungkap Setelah Berbulan-bulan, Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Pemerkosaan Anak di Taluditi

Sebarkan artikel ini
Kepolisian Resor Pohuwato resmi menetapkan seorang pria berinisial RM (25) sebagai tersangka pada 29 April 2026. (Foto: Dok. Polisi)
Kepolisian Resor Pohuwato resmi menetapkan seorang pria berinisial RM (25) sebagai tersangka pada 29 April 2026. (Foto: Dok. Polisi)

Hibata.id – Kasus dugaan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur di Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, akhirnya memasuki babak baru. Kepolisian Resor Pohuwato resmi menetapkan seorang pria berinisial RM (25) sebagai tersangka pada 29 April 2026.

Informasi penetapan tersangka ini disampaikan oleh Humas Polres Pohuwato, Dersi Aqim, melalui pesan singkat pada Kamis, 30 April 2026.

Scroll untuk baca berita

“Sekadar informasi rekan-rekan, sudah ditetapkan tersangka,” ujarnya singkat.

Baca Juga:  Profil Gunawan Sadbor, TikTokers yang Terlibat Judi Online

Korban, remaja berinisial M (13), diketahui masih duduk di bangku kelas VI sekolah dasar. Ia diduga menjadi korban kekerasan seksual yang terjadi pada Desember 2025. Namun, peristiwa tersebut baru terungkap beberapa bulan kemudian.

Baca Juga:  Kamar Mandi ke Plafon: Cara Kreatif Tahanan Polres Boalemo Kabur dari Sel

Orang tua korban, AM (46), menjelaskan bahwa anaknya sempat mengalami tekanan dan ketakutan sehingga tidak segera melaporkan kejadian itu.

“Saat kejadian, mulut korban dibekap. Karena takut dan adanya ancaman dari pelaku, anak kami tidak berani bercerita,” kata AM usai melapor ke Polres Pohuwato pada 29 April 2026.

Setelah menerima laporan, aparat Satreskrim Polres Pohuwato bergerak cepat dan mengamankan terduga pelaku. Saat ini, RM tengah menjalani pemeriksaan intensif.

Baca Juga:  Pria Bikin Gaduh RS Siti Khadijah Gorontalo, Dalam Kondisi Mabuk

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pohuwato, Iptu Renly Turangan, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyatakan bahwa penyidik masih mendalami motif serta kronologi lengkap kejadian.

“Proses pemeriksaan masih berlangsung. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan,” ujar Renly.