Peristiwa

Gempa 7,6 Bitung Hari Ini, 1 Korban Tewas dan 2 Dilaporkan Luka

×

Gempa 7,6 Bitung Hari Ini, 1 Korban Tewas dan 2 Dilaporkan Luka

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Gempa 7,6 Bitung/Hibata.id
Ilustrasi Gempa 7,6 Bitung/Hibata.id

Hibata.id – Gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang berpusat di Bitung, Sulawesi Utara, Kamis pagi (2/4/2026), menyebabkan satu warga meninggal dunia dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka di Kota Manado.

Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid mengatakan gempa tersebut memicu runtuhnya Gedung Olahraga KONI Sario yang kemudian menimpa warga di sekitar lokasi kejadian.

“Petugas mendeteksi gempa berkekuatan 7,6 dan menerima laporan adanya runtuhan Gedung KONI Sario yang menimpa masyarakat di sekitar tempat kejadian,” ujar Irham dalam siaran langsung Metro TV, Kamis.

Baca Juga:  15 Rumah Warga di Kelurahan Botu Terendam Banjir

Ia menyebut korban meninggal dunia merupakan seorang perempuan berusia 71 tahun yang sehari-hari berjualan jajanan di dekat lokasi. Petugas telah mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulawesi Utara.

Selain korban jiwa, aparat juga mencatat sejumlah korban luka akibat peristiwa tersebut. Salah satunya Hadi Setiawan (54) yang mengalami luka pada kaki akibat tertusuk paku dari puing bangunan.

Baca Juga:  Penemuan Mayat di Perkebunan Sawit Gegerkan Warga Toili Sulteng

“Hadi berada di sekitar lokasi saat gempa terjadi dan mengalami luka karena tertusuk material runtuhan,” kata Irham.

Korban luka lainnya, Rini Parlan, warga Sario, mengalami cedera ringan setelah melompat dari lantai dua bangunan untuk menyelamatkan diri.

Petugas medis yang menangani Rini memastikan tidak ditemukan patah tulang setelah dilakukan pemeriksaan rontgen. “Korban hanya mengalami benturan ringan akibat terjatuh,” ujarnya.

Baca Juga:  Truk Pengangkut BBM di Gorontalo Terbalik Usai Hantam Pagar Panti Asuhan

Lebih lanjut, Irham menyampaikan sejumlah bangunan tinggi di Manado mengalami kerusakan berupa retakan pada dinding, termasuk beberapa rumah sakit seperti RS Advent dan RS Siloam.

Pihak kepolisian bersama tim terkait terus melakukan pendataan korban serta memantau kondisi bangunan yang terdampak gempa guna mengantisipasi potensi risiko lanjutan.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel