Kabar

Terus Dimatangkan, Gorontalo Karnaval Karawo 2026 Digelar 11-13 September

×

Terus Dimatangkan, Gorontalo Karnaval Karawo 2026 Digelar 11-13 September

Sebarkan artikel ini
Gorontalo Karnaval Karawo 2026 Digelar 11-13 September, Persiapan Dimatangkan/Hibata.id
Gorontalo Karnaval Karawo 2026 Digelar 11-13 September, Persiapan Dimatangkan/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo mematangkan persiapan Gorontalo Karnaval Karawo 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 11-13 September 2026.

Kepala Disparekrafpora Provinsi Gorontalo Sultan Kalupe memimpin technical meeting atau rapat teknis bersama para pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut di Kantor Disparekrafpora Provinsi Gorontalo, Kamis (27/8/2026).

Scroll untuk baca berita

Rapat itu melibatkan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), pelaku perhotelan, komunitas seni, hingga pengrajin dari sejumlah wilayah di Provinsi Gorontalo.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari persiapan akhir untuk menyelaraskan teknis pelaksanaan, pembagian peran, serta koordinasi antarpihak sebelum karnaval digelar.

Dalam rapat, Sultan memaparkan rancangan final Gorontalo Karnaval Karawo 2026 kepada para peserta. Ia menjelaskan rangkaian kegiatan sekaligus tugas dan peran masing-masing unsur selama penyelenggaraan.

Baca Juga:  Petani Bolmut Menjerit! Kekurangan Combine Harvester, Panen Terancam Gagal

“Melalui technical meeting ini, kita ingin memastikan seluruh peserta dan pihak yang terlibat memahami rancangan final kegiatan, termasuk tugas dan peran masing-masing,” kata Sultan.

Menurut dia, koordinasi menjadi salah satu bagian penting dalam mempersiapkan karnaval. Kesamaan pemahaman antarpihak diperlukan agar setiap kebutuhan dapat disiapkan sejak awal dan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai rencana.

Sultan mengatakan keberhasilan Gorontalo Karnaval Karawo 2026 membutuhkan sinergi antara penyelenggara dan berbagai pemangku kepentingan.

Karena itu, keterlibatan OPD, sektor perhotelan, komunitas seni, serta pengrajin menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kegiatan yang akan menampilkan seni, budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif Gorontalo.

Baca Juga:  PLN Nusantara Power Gorontalo Catat Prestasi, Raih Top 1 Mitra Kerja Sama TVRI

Ia juga meminta setiap pihak mempersiapkan kebutuhan teknis sesuai tugas yang telah disepakati. Koordinasi tersebut diharapkan dapat mengantisipasi berbagai kendala saat kegiatan berlangsung.

“Kita berharap dengan adanya rapat teknis ini, pelaksanaan Gorontalo Karnaval Karawo pada 11-13 September nanti bisa berjalan maksimal, tertib, dan sesuai dengan apa yang telah kita rancang bersama,” ujarnya.

Dorong Promosi Karawo dan Pariwisata Gorontalo

Gorontalo Karnaval Karawo 2026 tidak hanya dipersiapkan sebagai panggung pertunjukan seni dan budaya. Kegiatan itu juga menjadi salah satu ruang untuk memperkenalkan Karawo sebagai produk budaya sekaligus bagian dari ekonomi kreatif Gorontalo.

Baca Juga:  Gaji Rp7 Juta, Kemenkop Buka Rekrutmen PMO dan BA Koperasi Desa Merah Putih

Karawo merupakan kerajinan sulaman khas Gorontalo yang memiliki nilai budaya dan ekonomi. Melalui penyelenggaraan karnaval, pemerintah daerah ingin memperluas promosi Karawo sekaligus mengenalkan potensi pariwisata dan produk kreatif daerah kepada masyarakat serta pengunjung.

Kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, komunitas seni, dan pengrajin diharapkan dapat memperkuat penyelenggaraan Gorontalo Karnaval Karawo 2026 sekaligus memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif daerah.

Menjelang pelaksanaan pada 11-13 September 2026, Disparekrafpora Provinsi Gorontalo bersama seluruh unsur yang terlibat akan memfokuskan persiapan pada kesiapan teknis dan koordinasi di lapangan.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel