Gorontalo, Hibata.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Gorontalo memetakan delapan Zona Musim (ZOM) di Provinsi Gorontalo dalam prakiraan musim hujan 2026/2027.
Setiap zona memiliki perkiraan waktu awal musim hujan yang berbeda, mulai November hingga Desember 2026.
Berdasarkan materi prakiraan musim hujan yang dirilis BMKG, awal musim hujan pada lima ZOM atau 62,5 persen luas daratan Gorontalo diprediksi berlangsung pada November 2026.
Sementara itu, tiga ZOM lainnya atau 37,5 persen luas daratan diperkirakan memasuki musim hujan pada Desember 2026.
Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan tidak terjadi secara bersamaan di seluruh wilayah.
Karena itu, masyarakat perlu memperhatikan prakiraan sesuai wilayah masing-masing, terutama untuk menyesuaikan aktivitas pertanian dan mengantisipasi dampak cuaca.
Lima ZOM DiprediksiMusim Hujan
Dalam peta prakiraan BMKG, wilayah yang diprediksi memasuki musim hujan pada November meliputi Gorontalo Utara bagian timur dan sebagian wilayah utara.
Sebagian Pohuwato, sebagian kecil Boalemo, sebagian Bone Bolango bagian utara, serta sebagian wilayah Gorontalo bagian tengah.
Sementara itu, wilayah yang diperkirakan memasuki musim hujan pada Desember mencakup sebagian Bone Bolango bagian barat daya dan tenggara.
Sebagian lagi Boalemo, sebagian Gorontalo bagian selatan, seluruh Kota Gorontalo, serta sebagian Pohuwato bagian selatan.
Rincian tersebut merupakan gambaran wilayah berdasarkan peta prakiraan awal musim hujan dalam presentasi BMKG.
Penentuan wilayah yang lebih spesifik perlu merujuk pada peta dan batas masing-masing ZOM.
Lima ZOM Mengalami Kemunduran
BMKG juga membandingkan prakiraan awal musim hujan 2026/2027 dengan kondisi normal setiap zona musim.
Hasilnya, lima ZOM atau 62,5 persen luas daratan Gorontalo diprediksi mengalami kemunduran awal musim hujan.
Satu ZOM atau 12,5 persen diperkirakan sesuai dengan kondisi normal, sedangkan dua ZOM atau 25 persen diprediksi mengalami awal musim hujan lebih cepat.
Perbedaan waktu tersebut perlu menjadi pertimbangan dalam perencanaan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca, termasuk penentuan waktu tanam dan pengelolaan ketersediaan air.
Puncak Musim Hujan
Selain memetakan awal musim hujan, BMKG memperkirakan puncak musim hujan di Gorontalo berlangsung pada Desember 2026 dan Januari 2027.
Sebanyak lima ZOM atau 62,5 persen luas daratan diprediksi mengalami puncak musim hujan pada Desember. Tiga ZOM lainnya atau 37,5 persen diperkirakan mencapai puncak pada Januari 2027.
Sementara, sifat hujan pada seluruh delapan ZOM diprediksi berada dalam kategori normal, yakni curah hujan yang mendekati rata-rata klimatologisnya.
BMKG turut merekomendasikan peningkatan kesiapsiagaan terhadap potensi banjir, tanah longsor, dan angin kencang.
Masyarakat juga perlu mengikuti informasi cuaca terkini karena prakiraan musim tidak menunjukkan secara pasti waktu dan intensitas hujan setiap hari.
Pemetaan zona musim ini dapat menjadi acuan awal bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyusun langkah antisipasi menghadapi musim hujan 2026/2027 di Provinsi Gorontalo.












