Politik

Berhembus Kabar, Ganjar Koalisi dengan Anies demi Kalahkan Prabowo

×

Berhembus Kabar, Ganjar Koalisi dengan Anies demi Kalahkan Prabowo

Sebarkan artikel ini
Calon Presiden-Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar/Hibata.id/Liputan6

Hibata.id – Berhembus kabar jika kubu pasangan Ganjar-Mahfud Md dengan Anies-Muhaimin bakal melakukan langkah koalisi. Terinformasi, koalisi ini akan terbentuk demi mengalahkan Prabowo-Gibran.

Diprediksi, cara kedua pasangan ini berkoalisi yakni, pasangan nomor urut tiga dan satu diprediksi bersatu untuk melawan pasangan nomor urut dua.

Analis Politik dan Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago menilai sebagai wacana, koalisi ini sah-sah saja. Apalagi dengan posisi Paslon 01 dan 03 yang sama-sama menawarkan narasi oposisi dengan paslon 02.

Baca Juga: Tampang dan Pekerjaan Pelaku Pengancaman Tembak Anies Baswedan

“Sebagai semangat untuk memperoleh dukungan tambahan menjelang pemilu 2024. Strategi yang digunakan cukup menarik, apalagi di balik jauhnya ketertinggalan elektabilitas paslon 01 dan 03 dengan 02 versi berbagai lembaga survei”, ujar Arifki, Senin (15/1/2024).

Namun begitu, Arifki menyebutkan bahwa di balik narasi oposisi yang dibangun oleh Paslon 01 dan 03, secara akar rumput sedikit sulit mempertemukan ideologi dan kepentingan partai pengusung Ganjar dan Anies. Nantinya PKS dan PDI-P bersatu diakar rumput untuk mendukung capres yang sama.

“Agak susah menemukan variabel 01 dan 03 ini bersatu. Artinya satu gerakan kiri, satu gerakan kanan. Kalau misalnya 03 ketemu 02 masih mending, 02 ketemu 01 masih mending, karena PKS dulu dukung Prabowo juga kan. Jadi nggak kebayang sama saya, PKS sama PDIP ketemu. Ini yang akan menyulitkan,” ujar dia.

Kepentingan PKS dan partai-partai pendukung Ganjar di Pemilu 2024 tentu terkait dengan efek ekor jas yang didapatkannya dalam mendukung capres terhadap suara partai. Hal ini akan berbeda jika pemilu berlangsung dua putaran. Besar kemungkinan partai pengusung Anies dan Ganjar bakal menyebar untuk bernegosiasi dengan paslon yang berkemungkinan menang.

Baca Juga: Sambangi Gorontalo, Anies: Indonesia Harus Tetap Menjadi Negara Hukum

“Pemilih Anies dan Ganjar tentu punya calon alternantif, jika capres pilihan mereka tidak lolos di putaran pertama. Cukup sulit bagi elite paslon 01 dan 03 untuk memaksa pemilih untuk pindah dukungan, padahal di hati mereka sudah ada pilihan alternatif,” kata Arifki.

Dia bahkan memprediksi kubu paslon nomor tiga akan berlabuh ke gerbong Prabowo. Karena menurutnya, banyak variabel yang lebih menguntungkan bagi PDIP.

“Makanya kita juga harus baca bahwa gerakan PDIP kan kurang kompak. PDIP masih setengah hati mendukung Ganjar,” kata dia.

**Cek berita, artikel dan konten lainnya di GOOGLE NEWS
Example 120x600