Nusantara

Sejarah dan Tradisi Maulid Nabi: Dari Arab hingga Nusantara

×

Sejarah dan Tradisi Maulid Nabi: Dari Arab hingga Nusantara

Sebarkan artikel ini
Sejarah dan Tradisi Maulid Nabi/Hibata.id
Sejarah dan Tradisi Maulid Nabi/Hibata.id

Salah satu daerah yang masih melestarikan tradisi ini adalah Desa Cikoang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar. Dalam perayaan, replika perahu diarak keliling desa dengan diiringi musik tradisional Gandra Bulo.

Baca Juga:  Malam Qunut di Batudaa: Dari Tradisi Mandi hingga Pasar Pisang dan Kacang

Maudu Lompoa melambangkan sejarah masuknya Islam di kawasan selatan Sulawesi yang dibawa para pedagang Arab.

Baca Juga:  Karnaval Karawo 2024 Gorontalo Berlangsung Meriah

Meski terdapat perbedaan pandangan di kalangan ulama, bagi mayoritas umat Islam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki makna mendalam.

Baca Juga:  Sri Wahyuningsih, dari Pedagang Kaki Lima hingga Sukses Produksi Biji Kopi Kemasan

Momentum ini dipandang sebagai kesempatan untuk memperkuat spiritualitas sekaligus meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.