Scroll untuk baca berita
Parlemen

Madrasah dan Majelis Taklim Minim Bantuan, Warga Bone Raya Curhat ke Femmy Udoki

×

Madrasah dan Majelis Taklim Minim Bantuan, Warga Bone Raya Curhat ke Femmy Udoki

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Femmy Udoki saat menggelar reses di Desa Pelita Jaya, Kecamatan Bone Raya/Hibata.id
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Femmy Udoki saat menggelar reses di Desa Pelita Jaya, Kecamatan Bone Raya/Hibata.id

Hibata.id – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Femmy Udoki, menyerap sejumlah aspirasi masyarakat Desa Pelita Jaya, Kecamatan Bone Raya, Kabupaten Bone Bolango.

Aspirasi itu ditampung dalam kegiatan reses masa persidangan ketiga tahun 2024–2025, yang berlangsung pada Selasa (24/6/2025).

Scroll untuk baca berita

Kehadiran srikandi dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bone Bolango ini disambut antusias oleh warga.

Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan berbagai usulan prioritas. Khususnya terkait peningkatan infrastruktur pertanian, perbaikan jembatan, hingga program lainnya.

Baca Juga:  Yeyen Sidiki Jelaskan Peruntukkan Program Mahyani

“Ada jembatan yang masih bersifat manual (sementara), masyarakat minta perbaikan. Termasuk tenda dan kursi untuk keperluan rukun duka, serta bantuan bibit rica bagi petani,” kata Femmy.

Selain itu, warga juga berharap DPRD bisa memfasilitasi koordinasi dengan Balai Sungai terkait izin pemotongan jalan trans dalam rangka pembangunan plat duiker.

Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Femmy Udoki saat menggelar reses di Desa Pelita Jaya, Kecamatan Bone Raya/Hibata.id
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Femmy Udoki saat menggelar reses di Desa Pelita Jaya, Kecamatan Bone Raya/Hibata.id

Keluhan juga datang dari sektor pendidikan keagamaan. Warga menilai, sekolah madrasah di wilayah tersebut kurang mendapat perhatian, baik dari sisi infrastruktur maupun tunjangan bagi guru.

Baca Juga:  Pilkada Gorontalo 2024 Berjalan Lancar, La Ode Haimudin Puji Kondusifitas Daerah

“Ada juga harapan masyarakat terkait bantuan untuk majelis taklim dan fasilitas masjid, yang belum terakomodasi secara maksimal,” tambahnya.

Femmy menegaskan, akan mengawal dan memperjuangkan aspirasi yang diterimanya melalui forum lintas komisi di DPRD maupun melalui koordinasi dengan dinas teknis Pemerintah Provinsi Gorontalo.

“Semua aspirasi saya catat dan akan dibawa dalam rapat lintas Komisi. Saya juga akan menjajaki program dari kementerian serta peluang bantuan melalui CSR perusahaan swasta,” ucapnya.

Baca Juga:  Ridwan Monoarfa Targetkan Nol Kasus Stunting di Gorontalo

Politisi perempuan ini juga mendorong masyarakat untuk terus berperan aktif menyampaikan kebutuhan secara kolektif agar program pembangunan lebih tepat sasaran.

Reses merupakan agenda resmi DPRD yang bertujuan menyerap aspirasi langsung dari masyarakat di setiap daerah pemilihan.

Hasil dari reses akan menjadi bahan masukan dalam proses penyusunan program kerja, perencanaan anggaran, serta pembangunan daerah di masa mendatang.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel