Kota Gorontalo

Bimtek SKN: Upaya Mensejahterakan Nelayan Kota Gorontalo

×

Bimtek SKN: Upaya Mensejahterakan Nelayan Kota Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Dinas Kelautan Perikanan dan Pertanian (DKPP) saat menggelar bimbingan teknis (Bimtek) sertifikasi kecakapan nelayan (SKN) bagi nelayan di Kota Gorontalo. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)
Dinas Kelautan Perikanan dan Pertanian (DKPP) saat menggelar bimbingan teknis (Bimtek) sertifikasi kecakapan nelayan (SKN) bagi nelayan di Kota Gorontalo. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)

Hibata.id – Pemerintah Kota Gorontalo terus berupaya meningkatkan kapasitas nelayan melalui Dinas Kelautan, Perikanan, dan Pertanian (DKPP).

Salah satu langkah tersebut adalah melaksanakan bimbingan teknis (Bimtek) sertifikasi kecakapan nelayan (SKN) selama dua hari, mulai Sabtu (26/10/2024) di SDN 41 Hulonthalangi.

Acara pembukaan dihadiri oleh Penjabat Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid, yang didampingi Asisten II Setda Kota Gorontalo, Effendi Rauf.

Baca Juga:  Kota Gorontalo Masuk 10 Besar Kota Termaju di Luar Jawa, Bukti Suksesnya Program Adhan-Indra

Ismail Madjid menyampaikan bahwa pelatihan dan Bimtek ini mencerminkan perhatian pemerintah terhadap masyarakat perikanan.

Menurut Ismail, peningkatan kapasitas nelayan melalui Bimtek dan sertifikasi diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.

Baca Juga:  Pemktot Gorontalo Akan Berlibur Akhir Tahun di Pantai Bolihutuo, Pimpinan OPD Wajib Ikut

Ia menambahkan bahwa kegiatan Bimtek SKN akan terus dilaksanakan agar lebih banyak nelayan yang tersertifikasi.

Ismail berharap para peserta Bimtek dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan hasil tangkapan ikan dan kesejahteraan nelayan di Kota Gorontalo.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada perwakilan Usaid Ber-Ikan, yayasan MDPI, dan narasumber dari BPPP Kementerian Kelautan dan Perikanan atas dukungan mereka.

Baca Juga:  Pemkot Gorontalo Akan Buka Rekrutmen LPM Baru, Ini Syarat yang Wajib Dipenuhi Calon Pengurus!

Ismail mengharapkan sinergitas antara Usaid, MDPI, serta pemerintah pusat dan daerah dapat terus berlanjut di masa depan.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel