Kabar

PMII Pohuwato: Tindakan Oknum Security PT PETS Lukai Rasa Keadilan Warga Penambang

×

PMII Pohuwato: Tindakan Oknum Security PT PETS Lukai Rasa Keadilan Warga Penambang

Sebarkan artikel ini
Ketua PMII Pohuwato, Hijrat Sumaga/Hibata.id
Ketua PMII Pohuwato, Hijrat Sumaga/Hibata.id

Hibata.id – Suasana tambang di Kabupaten Pohuwato kembali memanas. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pohuwato melontarkan kecaman keras.

Kecaman ini dialamatkan atas tindakan yang diduga dilakukan oknum keamanan perusahaan tambang PT PETS.

Mereka menuding, oknum keamanan membongkar camp milik penambang lokal tanpa musyawarah terlebih dahulu.

Ketua Umum PMII Pohuwato, Hijrat Sumaga, menyebut aksi itu sebagai bentuk arogansi korporasi yang tidak menghormati hak masyarakat kecil.

Ia menilai perusahaan seolah beroperasi tanpa empati terhadap warga yang menggantungkan hidup dari tambang rakyat.

Baca Juga:  Cara Cek Info GTK 2025 Terbaru: Login PTK Dapodik, Akses Data Secara Online
Mereka menuding, oknum keamanan membongkar camp milik penambang lokal tanpa musyawarah terlebih dahulu/Hibata.id
Mereka menuding, oknum keamanan membongkar camp milik penambang lokal tanpa musyawarah terlebih dahulu/Hibata.id

“Tindakan sepihak dan represif seperti ini jelas melukai rasa keadilan sosial. Harusnya pembangunan berpihak pada rakyat, bukan malah menekan mereka. Perusahaan seakan menutup mata terhadap penderitaan warga, sementara negara juga terkesan diam,” tegas Hijrat saat dihubungi, Minggu (5/10/2025).

Hijrat menegaskan, peristiwa ini bukan masalah kecil karena sudah menyentuh nilai moral dan sosial.

PMII mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk segera turun tangan menghentikan tindakan semena-mena tersebut serta membuka ruang dialog terbuka antara pihak perusahaan dan para penambang lokal.

Baca Juga:  Empat Kali Gagal Panen; Petani Pohuwato Pilih Gelar "Dayango"

“Kami di PMII akan terus berdiri di barisan rakyat. Kami lawan segala bentuk ketidakadilan dan kekerasan struktural yang menindas masyarakat tambang,” tambahnya.

Perusahaan Angkat Bicara

Sementara itu, Humas PT PGP, Kurniawan Siswoko, menegaskan bahwa langkah pengamanan di area tambang dilakukan untuk menjaga keselamatan bersama.

Baca Juga:  Apa Itu Super Flu? Ini Penjelasan Lengkap Kemenkes dan Pakar

“Sepengetahuan saya, warga penambang diminta menjauh dari beberapa titik demi keselamatan karena proyek sedang padat aktivitas. Jadi bukan pengusiran, tapi langkah antisipasi,” jelas Kurniawan.

Ia juga menegaskan bahwa perusahaan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dan terbuka.

“Kami selalu mengutamakan komunikasi dengan warga. Kalau ada tindakan di luar prosedur, pasti akan kami evaluasi,” pungkasnya.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel