Hibata.id – Masih soal anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu, yang viral karena ngomong ingin merampok uang negara.
Parahnya lagi, pria yang akrab disapa Wahyu itu disebut-sebut masuk ke Bandara Djalaluddin Gorontalo dalam kondisi mabuk sebelum terbang ke Makassar.
Video berdurasi 1 menit 5 detik itu memperlihatkan Wahyu lagi ngobrol sama seorang perempuan (selingkuhan) di dalam mobil yang melintas di area bandara.
Menurut Badan Kehormatan DPRD, Wahyu saat itu memang dalam kondisi tidak sadar penuh karena sebelumnya mengaku habis menenggak minuman beralkohol sejak malam hingga pagi hari.
Bahkan, dalam mobil masih ada botol minuman keras saat jalan bareng teman wanitanya menuju bandara.
Publik pun bertanya-tanya, kok bisa orang dalam kondisi mabuk bisa masuk bandara dan lolos naik pesawat?
Banyak warganet yang menuding pihak bandara dan maskapai kecolongan.
“Masa iya ada penumpang mabuk bisa langsung terbang tanpa diperiksa ketat?” begitu kira-kira komentar netizen.
Tanggapan Pihak Bandara
Pihak Bandara Djalaluddin Gorontalo akhirnya buka suara. Dalam konferensi pers, Kepala Kantor UPBU Kelas I Djalaluddin, Joko Harjani, menegaskan kalau tidak ada penumpang yang terdeteksi mabuk saat pemeriksaan.
“Jadi teman-teman Aviation Security (Avsec) memonitor penumpang yang akan berangkat, memeriksa barang-barang yang akan diangkat dengan menggunakan X-ray,” ujar Harjani, Minggu (21/9/2025).
Ia memastikan SOP keamanan di bandara sudah sesuai aturan, merujuk pada Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 39 Tahun 2024 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional.
“Selama berada di bandara, hingga masuk ke pesawat, berdasarkan laporan penumpang tersebut tidak menunjukkan kondisi (mabuk),” jelas Harjani.
Menurutnya, hasil profiling Avsec juga menyebut kondisi Wahyu masih normal.
“Kondisinya masih normal menurut Profiling (analisis) teman-teman Avsec,” tambahnya.
Harjani menekankan pihak bandara tetap berkomitmen menjaga keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang sesuai regulasi yang berlaku.
“Seluruh petugas bandar udara atau Avsec telah bekerja sesuai dengan SOP terhadap penerbangan sipil,” pungkasnya.












