Bolmut

Tak Sekadar Administrasi, Birokrasi Bolmut Diminta Jadi Motor Kecerdasan Nasional

×

Tak Sekadar Administrasi, Birokrasi Bolmut Diminta Jadi Motor Kecerdasan Nasional

Sebarkan artikel ini
Prof. Dr. Said Subhan Posangi menyampaikan sosialisasi masuk PT IAIN Sultan Amai Gorontalo di sela kegiatan Halal Bihalal Pemerintah Kecamatan Bintauna bersama masyarakat di Lapangan Inomasa Bintauna/Hibata.id
Prof. Dr. Said Subhan Posangi menyampaikan sosialisasi masuk PT IAIN Sultan Amai Gorontalo di sela kegiatan Halal Bihalal Pemerintah Kecamatan Bintauna bersama masyarakat di Lapangan Inomasa Bintauna/Hibata.id

Hibata.id – Penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan birokrasi Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan kualitas intelektual dan daya saing daerah.

Prof. Dr. Said Subhan Posangi menegaskan hal tersebut saat menyampaikan sosialisasi masuk perguruan tinggi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo, yang dirangkaikan dengan kegiatan Halal Bihalal Pemerintah Kecamatan Bintauna bersama masyarakat di Lapangan Inomasa Bintauna, Kamis.

Dalam kesempatan itu, ia menilai peningkatan kualitas SDM birokrasi menjadi faktor penting yang harus mendapat perhatian serius, karena berperan langsung dalam mendorong kemajuan daerah hingga berkontribusi pada peningkatan indeks kecerdasan nasional.

Baca Juga:  Sudah Jauh Melaju, Ambulans RSUD Bolmut Perlu Diganti? Ini Faktanya

Prof. Said menjelaskan pembenahan SDM birokrasi perlu dilakukan secara menyeluruh, mencakup seluruh jenjang jabatan, mulai dari pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, hingga pejabat pengawas.

Menurutnya, ketiga level tersebut merupakan pilar utama dalam menjalankan roda pemerintahan yang efektif sekaligus berorientasi pada peningkatan kapasitas intelektual masyarakat.

“Jika kita ingin mencapai level IQ nasional yang tinggi, maka birokrasi harus menjadi contoh. Aparatur sipil negara harus memiliki kemampuan berpikir kritis, analitis, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” terangnya.

Baca Juga:  Bertemu Mentan Amran, Bupati Bolmut Pulang Bawa Traktor hingga Benih untuk Petani

Wakil Direktur Pascasarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo itu juga menekankan bahwa peningkatan kompetensi aparatur tidak hanya bergantung pada pendidikan formal, tetapi perlu diperkuat melalui pelatihan berkelanjutan, penguatan etika kerja, serta inovasi dalam pelayanan publik.

Dengan demikian, birokrasi tidak hanya berfungsi sebagai pelaksana kebijakan, tetapi juga menjadi motor penggerak kemajuan daerah.

Lebih lanjut, Prof. Said mengingatkan bahwa tantangan global saat ini menuntut aparatur pemerintah memiliki kecerdasan multidimensional, termasuk kecerdasan emosional dan sosial, agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Baca Juga:  Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati Bolmut Berhembus Kencang

Ia pun berharap pemerintah daerah dapat merespons kebutuhan tersebut dengan merancang program pengembangan SDM yang terstruktur dan berkelanjutan.

Menurutnya, investasi pada peningkatan kualitas birokrat akan memberikan dampak jangka panjang, baik terhadap kinerja pemerintahan maupun peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Dengan komitmen bersama dalam membangun SDM unggul, Kabupaten Bolmut diharapkan mampu menjadi salah satu daerah yang berkontribusi dalam peningkatan kualitas intelektual bangsa Indonesia secara keseluruhan,” pungkasnya.

Penguatan SDM birokrasi menjadi fondasi penting dalam membangun pemerintahan yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan global di masa depan.