Bolmut

Stok Beras Bolmut Diklaim Aman 5 Bulan, Benarkah Cukup Saat Harga Bergejolak?

×

Stok Beras Bolmut Diklaim Aman 5 Bulan, Benarkah Cukup Saat Harga Bergejolak?

Sebarkan artikel ini
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bolmut, Abdul Muto Daeng Mulisa/Hibata.id
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bolmut, Abdul Muto Daeng Mulisa/Hibata.id

Hibata.id, Bolmut Di tengah kekhawatiran kenaikan harga pangan, Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara memastikan stok beras masih aman.

Namun, pertanyaannya—apakah benar-benar cukup hingga lima bulan ke depan?

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bolmut, Abdul Muto Daeng Mulisa, menyebutkan cadangan beras yang tersedia saat ini mencapai sekitar 8,8 ton.

Angka itu, menurutnya, masih mampu menopang kebutuhan masyarakat dan menjaga stabilitas pasokan di daerah tersebut.

Baca Juga:  Ranperda Tambang Rakyat Diusulkan, Penambang Bolmut Punya Harapan

“Dengan stok mencapai 8,8 ton, kami memastikan ketersediaan beras aman hingga lima bulan ke depan. Pemantauan akan terus dilakukan secara berkala,” ujar Muto kepada Hibata.id, Rabu (29/4/2026).

Pernyataan itu memberi rasa tenang—setidaknya untuk sementara. Namun di sisi lain, dinamika harga pangan di pasar kerap bergerak cepat dan sulit diprediksi.

Muto menegaskan, pemerintah daerah tidak tinggal diam. Pengelolaan cadangan pangan dilakukan secara sistematis, sementara koordinasi lintas instansi terus diperkuat untuk memastikan distribusi tetap lancar.

Baca Juga:  Harapan Hidup Lebih Layak Terwujud, 537 Rumah Baru untuk Warga Bolmut

Jika situasi berubah, langkah intervensi pun sudah disiapkan.

“Jika terjadi kenaikan harga, kami siap melakukan operasi pasar karena stok yang tersedia masih mencukupi,” katanya.

Di balik klaim aman tersebut, data lain mengungkap fakta yang tak kalah penting. Analis ketahanan pangan DKP Bolmut, Kiswan, menyebutkan dari total 21 ton cadangan beras yang tersimpan, sebanyak 12,1 ton telah disalurkan.

Baca Juga:  Kick-Off Bupati Cup 2026, Warga Bolmut Tumpah Ruah Dukung Tim Jagoan

Artinya, tersisa sekitar 8,8 ton beras di gudang—dalam kemasan 10 kilogram—yang kini menjadi penopang harapan ke depan.

Dengan stok yang terus terpakai dan harga yang bisa berubah sewaktu-waktu, ketahanan pangan Bolmut kini benar-benar diuji. Masyarakat menunggu—apakah jaminan “aman lima bulan” itu akan bertahan, atau justru diuji oleh realitas pasar?

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel