Hibata.id, Bone Bolango – Suasana kawasan Center Point Bone Bolango tampak lebih ramai dari biasanya, Minggu (3/6/2026). Pemerintah Kabupaten Bone Bolango bersama Forum Penggerak Perempuan Bina Mandiri (FPPBM) menggelar Bazar Sehat dan UMKM yang langsung menarik perhatian warga.
Kegiatan ini tidak sekadar bazar. Warga bisa berbelanja produk UMKM lokal, sekaligus memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis hingga konsultasi hukum dan gizi dalam satu lokasi.
Ketua FPPBM, Titin Dunggio, mengatakan kegiatan ini menjadi ruang nyata bagi perempuan untuk lebih mandiri, terutama dalam sektor ekonomi.
“Kami ingin perempuan punya ruang berkembang. Lewat kegiatan seperti ini, pelaku UMKM bisa langsung bertemu masyarakat dan memperluas pasar,” ujarnya.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah membuat program seperti ini semakin terasa manfaatnya bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Bone Bolango, Ruwaida Ismet Mile, menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Bone Bolango dan Hari Pendidikan 2026.
Ia menegaskan, konsep kegiatan sengaja dibuat menyatu antara ekonomi dan kesehatan agar manfaatnya lebih luas.
“Warga tidak hanya datang untuk belanja, tapi juga bisa ikut senam, cek kesehatan, sampai konsultasi. Semua tersedia di sini,” kata dia.
Bupati Bone Bolango juga memberikan perhatian khusus pada peran perempuan dalam kegiatan tersebut. Ia menilai perempuan kini semakin aktif dan menjadi penggerak ekonomi keluarga.
Menurutnya, pemerintah daerah akan terus membuka ruang kolaborasi agar kegiatan seperti ini bisa berlangsung secara berkelanjutan.
“Kami ingin kegiatan seperti ini terus hidup. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat, terutama pelaku usaha kecil,” katanya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap UMKM lokal semakin berkembang, masyarakat lebih peduli pada kesehatan, dan perempuan semakin berdaya dalam berbagai bidang.
Bazar ini sekaligus menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara pemerintah dan komunitas mampu menghadirkan kegiatan yang dekat dengan kebutuhan warga.













