Kabar

Kronologi Pria di Buton Tengah Dibacok Warga Saat Persiapan Pesta Pernikahan

×

Kronologi Pria di Buton Tengah Dibacok Warga Saat Persiapan Pesta Pernikahan

Sebarkan artikel ini
Seorang pria berusia 56 tahun di Buton Tengah diamankan polisi setelah diduga membacok warga saat persiapan pesta pernikahan/Hibata.id
Seorang pria berusia 56 tahun di Buton Tengah diamankan polisi setelah diduga membacok warga saat persiapan pesta pernikahan/Hibata.id

Hibata.id, Buton Tengah Suasana persiapan pesta pernikahan di Dusun Terwani, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah tiba-tiba heboh.

Acara yang seharusnya dipenuhi kesibukan memasang dekorasi dan menyambut hari bahagia, mendadak berubah menjadi kepanikan.

Seorang pria berinisial KR (56), warga Desa Terapung, diamankan polisi setelah diduga membacok seorang warga menggunakan parang pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 12.30 Wita.

Korban berinisial HJ (54), warga Desa Lolibu, mengalami luka pada bagian bahu dan harus menjalani perawatan medis.

Kapolsek Mawasangka, Iptu Kamaluddin, mengatakan insiden itu bermula ketika pelaku datang ke lokasi persiapan pesta pernikahan yang saat itu sedang ramai aktivitas warga.

Bukannya ikut membantu memasang dekorasi atau sekadar menyaksikan persiapan hajatan, pelaku justru diduga datang sambil membawa parang dan membuat warga yang berada di lokasi kalang kabut.

Baca Juga:  Detik-Detik Penemuan Badan Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
Pelaku berinisial KR (56) saat diamankan personel kepolisian setelah diduga melakukan pembacokan terhadap seorang warga di Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah/Hibata.id
Pelaku berinisial KR (56) saat diamankan personel kepolisian setelah diduga melakukan pembacokan terhadap seorang warga di Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah/Hibata.id

“Pelaku datang dalam kondisi mabuk dan secara tiba-tiba mengamuk dengan mengayunkan parang ke arah orang-orang yang berada di lokasi. Akibatnya, warga yang berada di tempat kejadian berlari menyelamatkan diri,” kata Iptu Kamaluddin kepada awak media, Senin (8/6/2026).

Warga yang tadinya sibuk mengurus pesta sontak berubah menjadi peserta lomba lari dadakan. Mereka berhamburan mencari tempat aman ketika pelaku mulai mengayunkan parang.

Di tengah kepanikan itu, korban HJ juga berusaha menyelamatkan diri. Namun nasib berkata lain. Saat berlari, korban tersandung tumpukan kayu yang berada di sekitar lokasi hingga terjatuh.

Baca Juga:  Pelaku PETI Balayo Beroperasi di Atas Papan Larangan, Polda Gorontalo Bungkam

Kesempatan itu diduga dimanfaatkan pelaku.

“Korban sempat terjatuh karena tersandung tumpukan kayu. Saat itulah pelaku mendekati korban dan melakukan pembacokan ketika korban masih berada di tanah,” ujar Kapolsek.

Melihat kejadian tersebut, warga segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Kanapa-napa untuk mendapatkan penanganan medis.

Tak lama setelah menerima laporan masyarakat, personel Polsek Mawasangka bergerak menuju lokasi dan melakukan pencarian terhadap pelaku.

Polisi akhirnya berhasil mengamankan KR di rumahnya tanpa perlawanan. Tidak ada aksi kejar-kejaran ala film laga ataupun drama sembunyi di kebun. Pelaku langsung dibawa untuk menjalani pemeriksaan.

Baca Juga:  Riyanto Ismail Pimpin KNPI Gorontalo, Fokus Naikkan Indeks Pembangunan Pemuda

“Atas laporan warga, pelaku telah kami amankan. Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna proses penyidikan,” kata Iptu Kamaluddin.

Saat ini pelaku diamankan di Polsek Mawasangka dan akan diserahkan ke Polres Buton Tengah untuk proses hukum lebih lanjut.

Polisi menyangkakan KR melanggar Pasal 466 Ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama dua tahun enam bulan.

Sementara pesta pernikahan yang semula menjadi pusat perhatian warga, mendadak kalah ramai dengan cerita warga yang harus berlari menyelamatkan diri dari amukan pria yang diduga mabuk tersebut.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel