Kabar

Polresta Balikpapan Edukasi Pelajar SMAN 5 soal Manfaat dan Risiko AI

×

Polresta Balikpapan Edukasi Pelajar SMAN 5 soal Manfaat dan Risiko AI

Sebarkan artikel ini
Personel Polresta Balikpapan memberikan edukasi literasi kecerdasan buatan kepada pelajar SMAN 5 Balikpapan, Senin (28/9/2026)/Hibata.id
Personel Polresta Balikpapan memberikan edukasi literasi kecerdasan buatan kepada pelajar SMAN 5 Balikpapan, Senin (28/9/2026)/Hibata.id

Balikpapan, Hibata.id — Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) bersama Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polresta Balikpapan memberikan edukasi literasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kepada ratusan siswa SMAN 5 Balikpapan, Senin (28/9/2026).

Edukasi tersebut membahas pemanfaatan AI untuk mendukung kegiatan belajar sekaligus risiko penyalahgunaan teknologi, seperti deepfake, manipulasi foto dan suara, informasi palsu, hingga penipuan daring.

Kegiatan diikuti siswa kelas X dan XI. Personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter), dan Bhabinkamtibmas menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut.

Dalam penyampaian materi, polisi menjelaskan bahwa AI dapat dimanfaatkan secara positif untuk membantu siswa mencari referensi, memahami materi pelajaran, mengembangkan kreativitas, dan menyelesaikan tugas sekolah.

Namun, penggunaan teknologi tersebut juga membutuhkan kehati-hatian. Para siswa diminta tidak langsung mempercayai konten yang beredar di media sosial, terutama video, foto, atau suara yang terlihat meyakinkan tetapi belum terverifikasi.

Baca Juga:  Pakai Mobil Dinas Berpelat Hitam, Ternyata Segini Harta Kekayaan Kadis Sosial Provinsi Gorontalo!

Personel Polresta Balikpapan mengenalkan sejumlah bentuk manipulasi berbasis AI yang kini dapat ditemukan di ruang digital, termasuk deepfake dan rekayasa audio-visual.

“Adik-adik adalah generasi digital. AI itu seperti pisau bermata dua, bisa membantu pendidikan, tetapi bisa juga menyesatkan jika tidak dipahami,” ujar personel Sat Binmas saat memberikan materi.

Polisi juga mengingatkan para pelajar agar tidak menggunakan AI untuk membuat atau menyebarkan konten yang merugikan orang lain, termasuk perundungan (bullying) dan materi yang berpotensi melanggar ketentuan hukum.

“Kami dari Polresta Balikpapan hadir untuk membuka wawasan agar adik-adik tidak mudah terkontaminasi dengan animasi-animasi palsu yang menyesatkan yang saat ini banyak beredar di TikTok, Instagram dan media lainnya,” lanjutnya.

Baca Juga:  Operasi Zebra Otanaha 2025 di Gorontalo Dimulai, Ini yang Jadi Sasaran Utama!

Selain literasi digital, peserta mendapat penjelasan mengenai konsekuensi hukum dari penyalahgunaan teknologi. Polisi mengingatkan bahwa penggunaan teknologi untuk mendukung tindakan yang melanggar hukum dapat menimbulkan konsekuensi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Siswa belajar mengenali konten AI

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Para siswa terutama membahas cara membedakan video asli dengan video yang dibuat atau dimanipulasi menggunakan teknologi AI.

Pihak SMAN 5 Balikpapan menyambut kegiatan tersebut. Sekolah menilai edukasi tentang AI penting karena pelajar menjadi salah satu kelompok yang aktif menggunakan teknologi dan media sosial.

“Ini sangat positif dan baru pertama kali. Anak-anak kami sekarang jadi lebih paham mana konten AI yang edukatif dan mana yang hoaks. Terima kasih Polresta Balikpapan yang peduli dengan literasi digital pelajar,” ungkap Kepala SMAN 5 Balikpapan.

Baca Juga:  Demonstrasi di Perlimaan Gorontalo Ricuh, Polisi Kerahkan Water Cannon

Kapolresta Balikpapan KBP Jerrold H.Y. Kumontoy, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Binmas, menyampaikan kegiatan literasi AI akan terus didorong di sekolah-sekolah lainnya di Kota Balikpapan.

Menurut pihak kepolisian, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap penggunaan teknologi sekaligus mengurangi risiko mereka menjadi korban atau pelaku penyalahgunaan teknologi di ruang digital.

Kegiatan kemudian ditutup dengan deklarasi “Pelajar SMAN 5 Balikpapan Cerdas, Kreatif dan Bijak Gunakan AI.”

Melalui edukasi tersebut, Polresta Balikpapan mendorong pelajar memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mendukung pendidikan, kreativitas, dan produktivitas, sembari tetap memperhatikan keamanan, verifikasi informasi, serta tanggung jawab dalam menggunakan media digital.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel