Hibata.id, Bone Bolango – Capaian Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Bone Bolango menunjukkan tren meningkat setelah sempat berada di bawah target pada awal pelaksanaan.
Pemerintah Kabupaten Bone Bolango menilai peningkatan tersebut merupakan hasil penguatan koordinasi lintas sektor dan kerja sama seluruh jajaran kesehatan hingga tingkat puskesmas.
Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, mengatakan peningkatan capaian program menjadi indikator semakin luasnya akses masyarakat terhadap layanan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit.
Pernyataan itu disampaikan Iwan saat menghadiri Evaluasi Pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis Kabupaten Bone Bolango di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Jumat.
“Pada awal pelaksanaan capaian program memang masih rendah. Namun berkat konsolidasi Dinas Kesehatan bersama seluruh puskesmas, realisasi program terus meningkat. Capaian ini harus dipertahankan sekaligus ditingkatkan,” kata Iwan.
Menurut dia, Program Cek Kesehatan Gratis merupakan salah satu program prioritas nasional yang berfokus pada deteksi dini berbagai penyakit sehingga masyarakat dapat memperoleh penanganan lebih cepat sebelum kondisi kesehatannya memburuk.
Ia menilai pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi langkah penting untuk membangun budaya hidup sehat sekaligus mengurangi risiko munculnya penyakit dengan tingkat keparahan lebih tinggi.
“Masyarakat jangan menunggu sakit baru datang ke puskesmas atau rumah sakit. Pemeriksaan kesehatan secara rutin menjadi bagian penting dari upaya pencegahan dan deteksi dini,” ujarnya.
Iwan juga mengingatkan tantangan sektor kesehatan saat ini semakin kompleks, termasuk dampak penonaktifan sekitar 17 ribu peserta BPJS Kesehatan yang berpotensi memengaruhi akses layanan kesehatan sebagian masyarakat.
Karena itu, menurut dia, pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis perlu terus diperkuat melalui pendekatan promotif dan preventif.
Dalam evaluasi tersebut, sejumlah puskesmas berhasil mencatatkan capaian di atas rata-rata nasional. Puskesmas Kabila, Bone, Kabila Bone, dan Toto Utara telah melampaui 50 persen target pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis.
Meski demikian, Iwan meminta puskesmas yang belum memenuhi target segera mempercepat pelaksanaan program. Ia optimistis target tahunan masih dapat dicapai mengingat masih tersedia waktu hingga akhir tahun.
“Juli dan Agustus menjadi momentum yang baik karena banyak kegiatan masyarakat berlangsung, termasuk dimulainya tahun ajaran baru. Kesempatan ini harus dimanfaatkan untuk memperluas pemeriksaan kesehatan bagi pelajar maupun masyarakat di desa,” katanya.
Ia menekankan percepatan program membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah desa, kecamatan, sekolah, tokoh masyarakat hingga tenaga kesehatan di lapangan.
Menurut dia, edukasi kepada masyarakat tetap menjadi tantangan karena masih terdapat sebagian warga yang enggan menjalani pemeriksaan kesehatan akibat stigma maupun kekhawatiran terhadap hasil pemeriksaan.
“Kepala puskesmas tidak bisa bekerja sendiri. Libatkan kepala desa, camat, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan agar masyarakat memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, lanjut Iwan, juga akan terus mendukung kebutuhan pelaksanaan program, mulai dari ketersediaan tenaga kesehatan, sarana dan prasarana hingga alat kesehatan dan bahan habis pakai.
Berbagai kendala yang disampaikan dalam evaluasi akan dibahas bersama dan dilaporkan kepada Bupati Bone Bolango sebagai bahan penyusunan langkah percepatan program.
“Kesehatan masyarakat merupakan prioritas. Karena itu seluruh pihak perlu bergerak bersama agar Program Cek Kesehatan Gratis berjalan optimal dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat Bone Bolango,” kata Iwan.












