Hibata.id – Bupati Buton Tengah (Buteng) Dr. Azhari menyampaikan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke wilayahnya dalam waktu dekat.
Azhari menyebut kunjungan tersebut berpotensi berlangsung pada pekan depan atau setelah Hari Raya Idulfitri 2026.
“Bapak Fadli Zon berencana berkunjung ke Buton Tengah. Kemungkinan minggu depan atau setelah Lebaran,” kata Azhari saat menghadiri Safari Ramadan di Kecamatan Sangiawambulu, Kamis (26/2/2026).
Ia menjelaskan, apabila kunjungan terlaksana usai Idulfitri, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah akan mengagendakan peresmian Desa Baruta sebagai desa budaya nasional bertepatan dengan pelaksanaan pesta adat kande-kandea.
“Jika setelah Lebaran, kami berharap beliau dapat hadir pada momentum kande-kandea sekaligus meresmikan Desa Baruta sebagai desa budaya nasional,” ujarnya.
Desa Baruta Jadi Percontohan Desa Budaya
Azhari menegaskan Kecamatan Sangiawambulu, khususnya Desa Baruta, memiliki kekuatan adat dan tradisi yang masih terjaga secara turun-temurun. Masyarakat setempat tetap menjalankan ritual dan praktik budaya Buton yang telah berlangsung ratusan tahun.
Pemerintah daerah menilai konsistensi pelestarian adat tersebut menjadi dasar kuat untuk mendorong Desa Baruta sebagai percontohan desa budaya nasional.
“Kami ingin Sangiawambulu menjadi pusat praktik adat Buton di Buton Tengah,” katanya.
Selain kekayaan tradisi, wilayah itu juga memiliki nilai sejarah yang kuat. Di Sangiawambulu terdapat makam leluhur ulama yang dikenal sebagai panglima perang di tanah Buton, yakni Sangiawambulu. Nilai historis dan spiritual tersebut memperkuat identitas budaya masyarakat setempat.
Kembangkan Ekonomi Pesisir
Tidak hanya fokus pada sektor kebudayaan, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah juga mengembangkan ekonomi berbasis kelautan di Kecamatan Sangiawambulu.
Azhari menyatakan pemerintah menyiapkan program budidaya mutiara dan rumput laut untuk meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia menambahkan sejumlah program nasional yang masuk ke Buton Tengah mulai memberikan dampak positif terhadap perekonomian.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Buton Tengah yang sebelumnya berada pada kisaran 3,4 hingga 3,7 persen, kini meningkat menjadi 5,8 persen.
“Data BPS menunjukkan pertumbuhan ekonomi Buton Tengah telah mencapai 5,8 persen. Artinya, program nasional yang berjalan mulai mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.
Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas
Menjelang agenda kunjungan pejabat pemerintah pusat dalam beberapa hari ke depan, Azhari mengajak seluruh masyarakat menjaga situasi yang aman dan kondusif.
Ia menekankan stabilitas daerah menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan program pembangunan di Buton Tengah.
“Mari kita jaga kondusivitas wilayah, karena banyak program nasional yang sedang berjalan di Buton Tengah,” kata Azhari.















