Hibata.id – Pemerintah Kota Gorontalo terus mendorong revitalisasi Pasar Sentral sebagai pusat ekonomi rakyat. Salah satu langkah terbaru adalah menjadikan lantai dua pasar tersebut sebagai “Pasar Hobi”, lengkap dengan ruang komunitas dan area khusus penyelenggaraan berbagai event.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, agar area kios di lantai dua yang selama ini kurang dimanfaatkan bisa dihidupkan kembali.
“Lantai dua nanti akan jadi pasar hobi. Kios-kiosnya akan digunakan oleh para pecinta binatang hias, seperti ikan, burung, dan ayam,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perdagin) Kota Gorontalo, Haryono Suronoto, Senin malam, 13 Oktober 2025.
Hingga saat ini, kata Haryono, sudah ada 24 permohonan dari komunitas dan pelaku usaha yang siap menempati kios. Selain hewan hias, ruang tersebut juga diminati pelaku usaha aquascape serta komunitas penggemar mobil mini Tamiya.
Pemerintah juga menyiapkan area pelataran di lantai dua yang dapat dimanfaatkan sebagai lokasi penyelenggaraan event komunitas, seperti kontes hewan hias, lomba aquascape, hingga turnamen Tamiya.
Tak hanya itu, Dinas Perdagin juga mempertimbangkan pemanfaatan lantai dua untuk pelaku usaha barang bekas bermerek atau thrift shop—yang dikenal masyarakat dengan sebutan “cabo”.
“Ini masih dalam kajian. Tapi kalau memungkinkan, kenapa tidak? Ini bisa membuka ruang usaha baru,” kata Haryono.
Sebelumnya, revitalisasi Pasar Sentral juga menyasar perbaikan infrastruktur dasar seperti penggantian keramik di kawasan lapak ikan serta rencana pembangunan sumur suntik untuk menjamin ketersediaan air.
Langkah-langkah ini diharapkan mampu menghidupkan kembali Pasar Sentral sebagai ruang ekonomi, sekaligus tempat berkumpulnya komunitas dan pelaku usaha kreatif di Kota Gorontalo.















