Hibata.id, Balikpapan – Jajaran TNI-Polri bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Balikpapan menggelar Sholat Istisqo dan doa bersama sebagai ikhtiar menghadapi musim kemarau serta meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Makodim 0905/Balikpapan itu diikuti personel TNI-Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Senkom, SAR, unsur terkait, serta masyarakat.
Sholat Istisqo dilaksanakan untuk memohon turunnya hujan sekaligus keselamatan bagi masyarakat di tengah kondisi kemarau.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Sholat Istisqo, kemudian dilanjutkan khutbah dan doa bersama yang dipimpin Ustaz Imam Masjid Makodim 0905/Balikpapan.
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold HY Kumontoy dalam kegiatan tersebut diwakili Kabag SDM Polresta Balikpapan Kompol Teguh Sanyoto.
Para peserta berdoa agar hujan segera turun, membawa keberkahan, serta melindungi masyarakat Kota Balikpapan dari bencana dan berbagai dampak musim kemarau.
Selain berdoa, aparat dan unsur terkait menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla. Kesiapan personel dan sarana pendukung serta partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah munculnya kebakaran.
Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas lain yang dapat memicu titik api selama kondisi cuaca kering.
Pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya aparat keamanan, pemerintah dan petugas pemadam kebakaran, tetapi juga masyarakat.
Doa Bersama di Makodam VI/Mulawarman
Kegiatan serupa juga berlangsung di halaman Makodam VI/Mulawarman.
Doa bersama tersebut dihadiri Pangdam VI/Mulawarman, Wakapolda Kalimantan Timur, Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Arianta, jajaran TNI-Polri, tamu undangan, tokoh masyarakat dan berbagai elemen masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan di dua lokasi itu menjadi bagian dari sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, relawan dan masyarakat dalam menghadapi musim kemarau dan potensi bencana.
Selain meningkatkan kesiapsiagaan, masyarakat diharapkan turut melakukan pencegahan sejak dini dengan menjaga lingkungan dan menghindari kegiatan yang dapat menyebabkan kebakaran.
Polresta Balikpapan juga mengajak umat Islam memperbanyak doa serta melaksanakan Sholat Istisqo di masjid maupun tempat yang telah ditentukan.
Sementara masyarakat lainnya diharapkan menjalankan ikhtiar sesuai agama dan kepercayaan masing-masing serta bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla.
“Kita berharap dengan doa bersama ini, Kota Balikpapan senantiasa diberikan perlindungan dari segala marabahaya dan bencana. Namun, doa harus berjalan beriringan dengan ikhtiar dan kepedulian kita bersama dalam menjaga lingkungan,” ujar perwakilan Kapolresta Balikpapan.
Ia mengatakan upaya menjaga Balikpapan dari ancaman kebakaran maupun bencana lainnya membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.
“Mari kita wujudkan semboyan, Balikpapan Ku Bangun, Ku Jaga dan Ku Bela,” katanya.
Melalui Sholat Istisqo dan peningkatan kesiapsiagaan, TNI-Polri bersama pemerintah daerah berharap upaya pencegahan karhutla dapat berjalan optimal sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan selama musim kemarau.












