Kabar

Sekretariat DPRD Bone Bolango Bawa Makna Maulid ke Pelayanan Publik

×

Sekretariat DPRD Bone Bolango Bawa Makna Maulid ke Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini
Maulid Nabi Bone Bolango diperingati di Masjid Agung Almarhama. Sekretariat DPRD ikut memperkuat silaturahmi dan meneladani akhlak Rasulullah/Hibata.id
Maulid Nabi Bone Bolango diperingati di Masjid Agung Almarhama. Sekretariat DPRD ikut memperkuat silaturahmi dan meneladani akhlak Rasulullah/Hibata.id

Hibata.id, Bone Bolango Keteladanan Nabi Muhammad SAW tidak cukup hanya dikenang dalam peringatan Maulid.

Bagi jajaran Sekretariat DPRD Kabupaten Bone Bolango, nilai itu juga perlu dibawa dari masjid ke meja kerja hingga tercermin dalam pelayanan kepada masyarakat.

Scroll untuk baca berita

Semangat tersebut mengemuka saat jajaran Sekretariat DPRD Bone Bolango mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Bone Bolango di Masjid Agung Almarhama, Senin (24/8/2026).

Momentum keagamaan itu menjadi ruang untuk kembali mengingat nilai yang diwariskan Rasulullah SAW, mulai dari kejujuran, kesabaran, kepedulian hingga tanggung jawab terhadap sesama.

Baca Juga:  WFH 1 Hari Seminggu Segera Diterapkan, Pemerintah Targetkan Setelah Lebaran

Nilai-nilai itu pula yang dinilai tetap relevan dalam menjalankan roda pemerintahan.

Sebab, pelayanan publik bukan sebatas urusan meja administrasi, dokumen maupun menyelesaikan pekerjaan sesuai prosedur. Di dalamnya ada tanggung jawab untuk mendengar, memahami kebutuhan warga dan memberikan pelayanan secara humanis.

Bagi aparatur pemerintah, semangat Maulid karena itu memiliki makna yang lebih luas. Keteladanan Rasulullah dapat diterjemahkan melalui integritas dalam bekerja, kedisiplinan menjalankan tanggung jawab serta kepedulian ketika melayani masyarakat.

Baca Juga:  Nilai Tukar Petani Gorontalo Melonjak, Tertinggi di Indonesia Timur

Kehadiran jajaran Sekretariat DPRD Bone Bolango dalam peringatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi bersama unsur pemerintah daerah dan masyarakat.

Pertemuan dalam suasana keagamaan itu menjadi ruang untuk menjaga kebersamaan sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan warga.

Di tengah tuntutan terhadap pelayanan publik yang semakin tinggi, aparatur juga dituntut tidak sekadar bekerja secara administratif. Kepekaan, komunikasi dan tanggung jawab menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan yang dekat dengan masyarakat.

Baca Juga:  Adira Finance Akui Penarikan Unit Belum Sesuai Prosedur Fidusia, Klaim Hanya “Dititipkan”

Karena itu, Maulid Nabi diharapkan tidak selesai ketika rangkaian kegiatan di Masjid Agung Almarhama berakhir.

Pesan tentang akhlak dan keteladanan Rasulullah SAW diharapkan ikut hidup dalam keseharian aparatur, termasuk saat menjalankan tugas pemerintahan.

Bagi Sekretariat DPRD Bone Bolango, semangat itu bermuara pada satu hal sederhana: nilai agama tidak hanya diperingati, tetapi diwujudkan melalui cara bekerja dan melayani masyarakat.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel