Hibata.id – Wakil Bupati Buton Tengah (Buteng), Muh. Adam Basan, mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi untuk mewujudkan visi pembangunan daerah āSERIUSā melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027.
Pemerintah Kabupaten Buton Tengah menggelar Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 di Aula Kantor Bupati Buton Tengah, Senin (30/3). Wakil Bupati Adam Basan membuka langsung forum tersebut.
Kegiatan itu dihadiri Wakil Ketua I DPRD Buton Tengah Mazaludin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kantor Kementerian Agama, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, kepala desa, dan lurah se-Kabupaten Buton Tengah.
Adam Basan menyampaikan apresiasi atas kehadiran para peserta yang dinilai menunjukkan komitmen bersama dalam pembangunan daerah.
āMusrenbang menjadi tahapan penting dalam penyusunan perencanaan pembangunan tahunan sebelum penetapan rancangan akhir RKPD,ā ujar Adam Basan.
Ia menegaskan, pelaksanaan Musrenbang mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 yang mewajibkan pembahasan rancangan awal RKPD secara partisipatif. Forum tersebut juga berfungsi menyelaraskan program daerah dengan kebijakan pembangunan tingkat provinsi.
Menurutnya, arah pembangunan Buton Tengah mengacu pada RPJMD 2025ā2029 dengan visi āSERIUSā yang mencakup Sejahtera, Religius, Berbudaya, dan Berdaya Saing.
Adam Basan menekankan, pemerintah daerah harus memprioritaskan program yang berdampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.
āPembangunan 2027 harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat dengan hasil yang terukur dan berkualitas,ā katanya.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menyesuaikan program dengan kapasitas fiskal daerah. Pemerintah daerah diminta mengembangkan inovasi pembiayaan, termasuk menjalin kemitraan dengan sektor swasta.
Ia berharap Musrenbang tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi mampu menghasilkan kebijakan yang dapat dijalankan secara efektif.
āAspirasi masyarakat harus diterjemahkan menjadi program nyata. Kita perlu terus memperkuat kolaborasi untuk mewujudkan Buton Tengah yang āSERIUSā,ā ujarnya.












