Buton

Bupati Rotasi Pejabat Buteng, Azhari: Pindah OPD Bukan Sekadar Ganti Kursi

×

Bupati Rotasi Pejabat Buteng, Azhari: Pindah OPD Bukan Sekadar Ganti Kursi

Sebarkan artikel ini
Bupati Buton Tengah Azhari melantik dan mengambil sumpah sejumlah pejabat di Aula Pancana, Kantor Bupati Buton Tengah, Rabu (16/9/2026). Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penataan birokrasi sekaligus pengisian sejumlah jabatan yang sebelumnya kosong/Hibata.id
Bupati Buton Tengah Azhari melantik dan mengambil sumpah sejumlah pejabat di Aula Pancana, Kantor Bupati Buton Tengah, Rabu (16/9/2026). Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penataan birokrasi sekaligus pengisian sejumlah jabatan yang sebelumnya kosong/Hibata.id

Hibata.id, Buton Tengah – Bupati Buton Tengah (Buteng) Azhari punya pesan khusus kepada aparatur sipil negara (ASN) yang ingin menapaki jenjang karier lebih tinggi: jangan hanya berpengalaman di satu tempat.

Bagi Azhari, birokrat yang matang perlu mencicipi berbagai medan kerja. Bahkan, sebelum menuju eselon II, ia menilai pejabat idealnya sudah memiliki pengalaman pada sedikitnya tiga dinas atau instansi berbeda di level eselon III.

Pesan itu disampaikan Azhari seusai melantik dan mengambil sumpah sejumlah pejabat di Aula Pancana, Kantor Bupati Buton Tengah, Rabu (16/9/2026).

Baca Juga:  Musim Kering Jadi Alarm, Polisi Buton Tengah Wanti-wanti Warga

Pelantikan tersebut mencakup Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda), pejabat administrator hingga pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buton Tengah.

“Untuk membentuk birokrat yang paripurna dan adaptif, idealnya seorang ASN minimal pernah menduduki posisi di tiga dinas atau instansi yang berbeda pada level eselon III sebelum melangkah ke eselon II,” kata Azhari.

Menurut dia, berpindah tugas bukan sekadar berganti meja kerja. Pengalaman lintas OPD justru diperlukan agar seorang pejabat memahami persoalan pemerintahan dari berbagai sisi.

Dengan pengalaman yang lebih luas, ASN diharapkan tidak hanya menguasai satu urusan sektoral, tetapi juga mampu beradaptasi ketika mendapat tanggung jawab baru.

Baca Juga:  Sekolah Nasional Terintegrasi Hadir di Buton Tengah, Pemkab Mulai Siapkan SPMB

“Pengalaman yang luas ini penting agar pejabat tidak kaku dan siap menghadapi tantangan kerja yang makin kompleks,” ujarnya.

Karena itu, Azhari meminta pejabat tidak memandang rotasi sebagai sesuatu yang negatif. Pergeseran jabatan, menurut dia, merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus proses pembinaan karier ASN.

“Pelantikan hari ini dilakukan untuk mengisi kekosongan posisi strategis. Jika terjadi rotasi, hal tersebut harus dimaknai sebagai promosi dan bentuk penyegaran karier,” katanya.

Pelantikan kali ini sekaligus menjadi bagian dari penataan birokrasi Pemkab Buton Tengah. Sejumlah posisi yang sebelumnya kosong kembali diisi agar roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Baca Juga:  Bupati Buton Tengah Dampingi Sekretaris BGN Tinjau Dapur Makanan Bergizi Gratis

Azhari berharap pejabat yang mendapat amanah baru tidak sekadar menempati jabatan, tetapi mampu menunjukkan kinerja dan menjalankan tanggung jawab sesuai tugas masing-masing.

Pelantikan turut dihadiri Wakil Bupati Buton Tengah Muh. Adam Basan, Wakil Ketua DPRD Buteng Mazaluddin, para asisten, staf ahli bupati, serta kepala OPD di lingkungan Pemkab Buton Tengah.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel