Hibata.id – Ribuan masyarakat memadati Festival Raudhah SIS Al-Jufri dalam rangka Haul ke-58 Guru Tua, Sayyid Idrus bin Salim Aljufri.
Suasana haru dan khidmat menyelimuti peringatan yang menjadi refleksi atas perjuangan ulama besar dalam membangun pendidikan dan dakwah Islam di Indonesia Timur.
Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, menghadiri langsung kegiatan tersebut dan menegaskan peran sentral Guru Tua dalam membentuk peradaban Islam melalui jalur pendidikan.
Menurut dia, kontribusi Sayyid Idrus Aljufri tidak hanya melahirkan generasi berilmu, tetapi juga membangun karakter umat yang berakhlak dan berintegritas.
“Guru Tua bukan hanya ulama, tetapi juga pelopor pendidikan Islam yang manfaatnya terus dirasakan masyarakat hingga saat ini,” kata Lahmudin.
Ia menilai nilai perjuangan yang diwariskan Guru Tua harus terus dijaga dan diteruskan oleh generasi muda, khususnya dalam mendukung pembangunan daerah berbasis nilai keislaman.
Lahmudin juga menyebut Festival Raudhah dan peringatan haul tersebut tidak sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam melanjutkan dakwah serta pengembangan pendidikan Islam di kawasan timur Indonesia.
“Peringatan ini menjadi pengingat agar kita terus melanjutkan perjuangan beliau dalam membangun umat yang berilmu dan berakhlak,” ujarnya.
Ia berharap seluruh amal ibadah Guru Tua diterima di sisi Allah SWT serta nilai perjuangannya terus menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.













