Hibata.id, Asahan – Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH, M.AP, meninjau sentra pengrajin terasi atau belacan di Desa Silau Baru, Kecamatan Silau Laut, pada Senin (14/4/2026).
Hal ini sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis potensi lokal.
Informasi kunjungan tersebut dipublikasikan melalui akun Facebook resmi Pemerintah Kabupaten Asahan pada Selasa (15/4/2026).
Dalam kunjungan itu, Rianto melihat langsung aktivitas produksi terasi tradisional yang selama ini menjadi salah satu produk unggulan masyarakat pesisir di Kabupaten Asahan.
Ia juga berdialog dengan para pengrajin untuk mendengar perkembangan usaha serta tantangan yang dihadapi dalam proses produksi dan pemasaran.
Pemerintah Kabupaten Asahan menyebut sentra pengrajin terasi tersebut mendapat dukungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang disalurkan melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Dukungan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperbaiki mutu hasil olahan, serta memperluas jangkauan pemasaran produk masyarakat.
“Dengan adanya dukungan CSR dari KKP, kami optimistis produk terasi Desa Silau Baru dapat berkembang lebih baik. Kualitas produk perlu terus ditingkatkan, termasuk kemasan, agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” kata Rianto sebagaimana dikutip dari unggahan resmi Pemkab Asahan.
Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah, sektor usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam pengembangan ekonomi berbasis potensi daerah.
Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memperkuat produk unggulan lokal agar memberi dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Potensi daerah yang sudah tumbuh di masyarakat perlu terus didukung dan dikembangkan. Jika dikelola bersama dengan baik, produk terasi Silau Baru memiliki peluang semakin dikenal di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Pemkab Asahan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pertumbuhan UMKM berbasis kearifan lokal sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi masyarakat di daerah tersebut.













