Peristiwa

Lima Hari Hilang, Petani di Pohuwato Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai Malango

×

Lima Hari Hilang, Petani di Pohuwato Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai Malango

Sebarkan artikel ini
Pencarian terhadap Ismail Matuke, 58 tahun, warga Desa Malango, Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, berakhir duka. (Foto: Istw)
Pencarian terhadap Ismail Matuke, 58 tahun, warga Desa Malango, Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, berakhir duka. (Foto: Istw)

Hibata.id – Pencarian terhadap Ismail Matuke, 58 tahun, warga Desa Malango, Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, berakhir duka. Setelah dilaporkan hilang sejak Selasa, 9 Juni 2026, petani tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Malango pada Minggu, 14 Juni 2026.

Jasad korban ditemukan sekitar pukul 10.00 WITA di Sungai Malango, Dusun I Desa Malango. Penemuan itu mengakhiri upaya pencarian yang telah dilakukan keluarga bersama aparat kepolisian dan warga selama lima hari terakhir.

Korban pertama kali ditemukan oleh Sugito Rolis, 40 tahun, seorang petani asal Desa Panca Karsa I, Kecamatan Taluditi. Saat itu, Sugito bersama tiga rekannya sedang membersihkan kebun di sekitar bantaran sungai menggunakan mesin pemangkas rumput.

Baca Juga:  Jalan Monano, Penghubung Gorontalo-Sulut Putus Total

Di tengah aktivitas tersebut, Sugito melihat benda mencurigakan mengapung di aliran sungai. Ia kemudian menggunakan sebatang kayu untuk menarik benda tersebut ke tepian. Setelah didekati, benda itu diketahui merupakan sesosok mayat.

Saksi kemudian segera melaporkan temuannya kepada personel Polsek Taluditi. Informasi tersebut diterima aparat sekitar pukul 10.30 WITA. Setelah dilakukan identifikasi, korban dipastikan merupakan Ismail Matuke yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Baca Juga:  Pasca Gempa 7,6 Bitung, Warga Gorontalo Diliputi Harap-Harap Cemas

Sekitar pukul 12.30 WITA, personel Polsek Taluditi bersama Babinsa, warga, dan pihak keluarga melakukan proses evakuasi. Jasad korban kemudian dibawa ke rumah duka menggunakan mobil ambulans.

Sebelum korban ditemukan, keluarga bersama aparat kepolisian dan Babinsa masih melakukan pencarian di sekitar area kebun milik korban pada Minggu pagi. Lokasi tersebut menjadi salah satu titik yang difokuskan dalam pencarian karena merupakan tempat yang biasa didatangi korban untuk beraktivitas.

Dalam penanganan peristiwa tersebut, Polsek Taluditi melakukan serangkaian tindakan, mulai dari mendatangi lokasi penemuan, membantu proses evakuasi, mengumpulkan keterangan saksi, hingga mengantar jenazah ke rumah duka.

Baca Juga:  15 Rumah Warga di Kelurahan Botu Terendam Banjir

Pihak keluarga memastikan bahwa jasad yang ditemukan merupakan Ismail Matuke. Keluarga juga menolak dilakukan autopsi dan menyatakan peristiwa tersebut sebagai musibah. Penolakan autopsi kemudian dituangkan dalam berita acara sesuai prosedur yang berlaku.

Korban rencananya dimakamkan pada hari yang sama di Tempat Pemakaman Umum Dusun III Desa Malango.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel