Hibata.id, Gorontalo – Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo memastikan kesiapan penyediaan konsumsi untuk peserta Pekan Nasional (PENAS) XVII Tahun 2026 melalui kunjungan kerja ke salah satu vendor penyedia bahan pangan, Jumat (19/6/2026).
Hasil pemantauan menunjukkan persiapan konsumsi telah mencapai sekitar 90 persen dengan standar kebersihan dan kualitas bahan baku yang dinilai memadai.
Kunjungan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Meyke Camaru, tersebut difokuskan pada pengecekan ketersediaan bahan pangan, sistem penyimpanan, hingga proses pengolahan makanan yang akan disajikan kepada ribuan peserta PENAS XVII dari berbagai daerah di Indonesia.
Meyke mengatakan aspek keamanan pangan dan kebersihan menjadi perhatian utama karena konsumsi yang disediakan akan dikonsumsi peserta selama pelaksanaan kegiatan nasional tersebut.
“Penyediaan konsumsi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung suksesnya PENAS XVII 2026. Karena itu kami ingin memastikan seluruh bahan pangan yang digunakan berkualitas, aman dikonsumsi, dan diproses sesuai standar kebersihan yang baik,” katanya.
Dari hasil peninjauan lapangan, Komisi II DPRD Gorontalo menilai vendor telah menjalankan persiapan secara profesional, mulai dari pengadaan bahan baku hingga penerapan prosedur kebersihan selama proses produksi makanan.
Menurut Meyke, kualitas makanan tidak hanya berkaitan dengan pelayanan peserta, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung.
Ia berharap seluruh vendor yang terlibat dapat mempertahankan kualitas layanan dengan memastikan bahan pangan tetap segar, proses pengolahan higienis, dan makanan yang disajikan memenuhi standar keamanan pangan.
Sementara itu, Owner Catering Cahaya, Mariyani Habie, menjelaskan seluruh kebutuhan bahan pangan untuk pelaksanaan PENAS XVII telah dipersiapkan secara bertahap sesuai jadwal kegiatan yang berlangsung pada 21 hingga 25 Juni 2026.
“Kami berkomitmen menjaga kualitas bahan baku sejak tahap pengadaan hingga pengolahan. Daging, sayuran, dan bahan pangan lainnya dipastikan dalam kondisi segar dan layak konsumsi. Kebersihan selama proses produksi juga menjadi prioritas utama kami,” ujar Mariyani.
Ia menambahkan seluruh tim telah disiapkan untuk memastikan distribusi konsumsi berjalan lancar selama lima hari pelaksanaan kegiatan.
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Limonu Hippy, turut mengapresiasi kesiapan vendor dalam memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan menjelang pelaksanaan PENAS XVII 2026.
Menurutnya, pengawasan terhadap penyedia konsumsi perlu dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan seluruh peserta memperoleh makanan yang aman, sehat, dan berkualitas.
“Komisi II akan terus melakukan pengawasan terhadap seluruh penyedia konsumsi agar standar kebersihan dan mutu pangan tetap terjaga. Ini penting untuk mendukung kelancaran kegiatan dan memberikan kenyamanan bagi peserta,” katanya.
PENAS XVII Tahun 2026 menjadi salah satu agenda nasional yang dipusatkan di Gorontalo dan diperkirakan akan dihadiri ribuan peserta dari berbagai provinsi.
Karena itu, kesiapan konsumsi menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian serius dari DPRD Provinsi Gorontalo guna menjamin kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan kegiatan.













