Hibata.id, Pohuwato – Isu soal aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Gunung Polutube, Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, kembali ramai diperbincangkan.
Mendengar kabar itu, Kapolsek Patilanggio, Ipda Yudi Srita Salim, tak mau cuma jadi penerima informasi. Ia memastikan bakal turun langsung mengecek lokasi.
Saat dihubungi Hibata.id melalui WhatsApp, Selasa (30/6/2026), Yudi mengaku sebenarnya sudah lebih dulu menyambangi kawasan tersebut.
Hasilnya? Gunungnya ada, jalannya ada, tapi aktivitas tambangnya belum terlihat.
“Kemarin saya cek tidak ada aktivitas. Saya cek kembali hari ini,” kata Yudi singkat.
Artinya, polisi belum mau buru-buru menyimpulkan. Kalau ada laporan dari masyarakat, ya dicek lagi.
Biar yang beredar bukan sekadar cerita dari mulut ke mulut atau kabar yang “katanya-katanya”.
Belakangan memang muncul informasi bahwa aktivitas PETI di kawasan Gunung Polutube disebut-sebut masih berlangsung. Bahkan, kabarnya menggunakan alat berat jenis excavator.
Nah, kalau informasi itu benar, tentu bukan alat yang bisa disembunyikan di balik semak-semak. Karena itu, pengecekan kembali dilakukan agar semua terang benderang.
Sementara itu, Polres Pohuwato juga sedang menunjukkan keseriusannya memberantas tambang ilegal.
Baru sehari sebelumnya, Senin (29/6/2026), aparat mengamankan satu unit excavator merek Sany yang diduga digunakan untuk aktivitas PETI di Desa Bulangita, Kecamatan Marisa.
Tak hanya alat berat, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan emas tanpa izin.
Tiga orang yang berada di lokasi pun ikut dibawa ke Polres Pohuwato untuk menjalani pemeriksaan.
Kasatreskrim Polres Pohuwato, Ipda Renly Turangan, mengatakan penyidik masih mendalami peran masing-masing orang yang diamankan.
“Saat ini kami telah membuat laporan polisi dan masih melengkapi administrasi penyelidikan serta penyidikan. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan ketiga orang yang diamankan masih terus dilakukan untuk mengungkap peran masing-masing,” ujar Renly.
Polres Pohuwato menegaskan penindakan terhadap PETI akan terus dilakukan.
Bagi aparat, tambang ilegal bukan hanya soal melanggar aturan, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Kini perhatian publik tertuju ke Gunung Polutube. Apakah dugaan aktivitas PETI memang masih berlangsung, atau hanya kabar yang keburu viral? Jawabannya tinggal menunggu hasil pengecekan polisi di lapangan.












