Hibata.id, Bone Bolango – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango mulai merapikan panggung bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) berbakat.
Bukan untuk ajang pencarian bakat, melainkan penerapan Manajemen Talenta ASN kedepan.
Hal ini dilakukan agar promosi jabatan ke depan semakin berbasis kompetensi, bukan sekadar siapa yang paling sering terlihat di kantor.
Komitmen itu ditegaskan Sekretaris Daerah Bone Bolango saat mengikuti Pra Ekspose Manajemen Talenta bersama Kantor Regional BKN Manado secara daring, Jumat (04/07/2026).
Sekda mengatakan, manajemen talenta menjadi langkah penting membangun birokrasi yang profesional, akuntabel, dan adaptif terhadap kebutuhan organisasi.
“Memang persiapannya sedikit lebih lambat dibanding beberapa daerah lain. Namun, seluruh persyaratan utama kini sudah kami siapkan,” katanya.
Pemkab Bone Bolango membangun tiga fondasi utama. Pertama, memperkuat kelembagaan melalui pembentukan Tim Pengelola Manajemen Talenta, Komite Talenta, serta penyusunan regulasi pendukung.
Kedua, pemerintah daerah menghadirkan aplikasi Sistem Manajemen Talenta (SIMATA) yang terhubung dengan sistem kepegawaian daerah dan platform milik BKN sehingga proses pemetaan talenta dilakukan secara digital dan berbasis data.
“Digitalisasi menjadi kunci agar prosesnya objektif, efektif, dan transparan,” ujar Sekda.
Fondasi ketiga adalah pengelolaan talenta ASN. Pemerintah daerah telah memetakan jabatan strategis, menyusun profil talenta, kandidat potensial, hingga nine box talent management sebagai dasar pengembangan karier ASN.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan rencana suksesi jabatan sehingga ketika pejabat memasuki masa purna tugas, penggantinya tidak lagi dicari mendadak seperti mencari payung saat hujan turun.
Setiap ASN juga akan memperoleh rencana pengembangan kompetensi sesuai kebutuhan organisasi, disertai strategi retensi agar aparatur berprestasi tetap berkembang dan memberikan kontribusi bagi pelayanan publik.
Sekda berharap evaluasi dari BKN dapat mempercepat rekomendasi penerapan Manajemen Talenta ASN di Bone Bolango.
“Target kami sederhana, birokrasi diisi oleh orang yang tepat pada posisi yang tepat. Kalau itu terwujud, pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin baik,” katanya.












