Hibata.id, Gorontalo – Nama Adnan Mbuinga alias Haji Pulu menjadi perhatian setelah tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sebuah rumah di Jalan Palu, Kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Selasa (29/9/2026).
Sejumlah personel Brimob terlihat berjaga di sekitar lokasi saat penyidik KPK memeriksa bagian dalam rumah.
Berdasarkan pantauan di lokasi, penggeledahan berlangsung sejak siang hingga malam.
Pengeledahan ini diduga berkaitan dengan pengembangan perkara yang menjerat Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) nonaktif Sirajudin Lasena.
Hingga berita ini ditulis, KPK belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan spesifik penggeledahan rumah tersebut maupun barang atau dokumen yang diamankan.
Karena itu, keberadaan nama Adnan Mbuinga dalam penggeledahan tersebut tidak dapat diartikan sebagai penetapan dirinya sebagai tersangka.
Lantas, siapa sebenarnya Adnan Mbuinga atau Haji Pulu yang namanya cukup dikenal di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo?
Adnan Mbuinga, pengusaha yang dikenal di Gorontalo khususnya di Pohuwato.
Adnan Mbuinga dikenal di Pohuwato sebagai pengusaha yang bergerak, antara lain, di bidang konstruksi.
Namanya juga muncul dalam sejumlah kegiatan sosial dan politik di daerah bumi panua.
Berdasarkan data yang ditemukan Hibata.id, 2023 dan 2024 menyebut Adnan sebagai salah satu tokoh yang cukup diperhitungkan dalam dinamika politik Pohuwato.
Sejumlah media bahkan menggunakan istilah seperti “king maker” atau “panglima” untuk menggambarkan pengaruh sosial-politiknya.
Namun, istilah tersebut merupakan karakterisasi media dan bukan jabatan formal.
Dalam konteks pemberitaan mengenai aktivitas politiknya, penting membedakan antara dukungan personal, hubungan keluarga, kegiatan sosial, dan posisi resmi dalam sebuah partai politik.
Kakak Saipul Mbuinga
Nama Adnan juga tidak lepas dari keluarga Mbuinga yang memiliki keterkaitan dengan pemerintahan Kabupaten Pohuwato.
Adnan sebagai kakak kandung Saipul A. Mbuinga dan Syarif Mbuinga. Saipul sendiri merupakan Bupati Pohuwato untuk periode 2025-2030.
Kedekatan keluarga tersebut terlihat dalam sejumlah momentum politik.
Pada 27 Agustus 2024 silam misalnya, pasangan Saipul A. Mbuinga dan Iwan Sjafruddin Adam berangkat dari kediaman Adnan sebelum mendaftarkan diri ke KPU Kabupaten Pohuwato.
Fakta bahwa pendaftaran pasangan tersebut diawali dari kediaman Adnan menunjukkan kediaman itu menjadi salah satu titik dalam rangkaian kegiatan politik Pilkada Pohuwato 2024.
Namun, fakta tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa Adnan memiliki jabatan resmi dalam struktur pemerintahan atau menjadi penentu hasil pemilihan.












