Hibata.id – Satu per satu peserta utusan Kota Gorontalo pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI 2026 kembali ke daerah. Kepulangan mereka diterima langsung Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea di Ruang Pola Kantor Wali Kota Gorontalo, Senin, 28 September 2026.
Pertemuan itu menjadi kesempatan bagi Adhan untuk menyampaikan apresiasi atas perjuangan para peserta yang telah membawa nama Kota Gorontalo dalam ajang keagamaan tingkat nasional.
Bagi Adhan, hasil perlombaan tetap patut disyukuri. Namun, ia tidak ingin perjuangan para peserta hanya diukur dari perolehan gelar juara.
“Alhamdulillah kalau dapat juara, yang penting kita memberi warna bahwa Kota Gorontalo punya kegiatan keagamaan,” kata Adhan.
Ia menegaskan, menjadi juara bukan satu-satunya tujuan keikutsertaan Kota Gorontalo dalam MTQ Nasional.
“Kalau juara itu, syukurlah kalau dapat juara. Dan kalau tidak dapat juara, jadi bukan target juara,” ujarnya.
Menurut Adhan, keikutsertaan para peserta memiliki makna yang lebih luas. Putra-putri daerah, kata dia, tidak hanya berkompetisi, tetapi juga menunjukkan bahwa Kota Gorontalo memberi perhatian terhadap kehidupan keagamaan.
Pandangan tersebut berkaitan dengan prinsip yang selama ini disampaikan Adhan dalam menjalankan pemerintahan: mengurus rakyat sekaligus mengurus agama Allah. Karena itu, kegiatan keagamaan tidak semata dipandang sebagai agenda seremonial, tetapi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat yang perlu terus dijaga.
Pembinaan keagamaan, menurut pandangan tersebut, berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap kehidupan sosial masyarakat, termasuk upaya menjaga masyarakat dari perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai agama.
Di hadapan para peserta, Adhan juga menyampaikan terima kasih atas perjuangan mereka selama mengikuti MTQ Nasional.
“Saya ingin berterima kasih kepada semua-semua,” ujar Adhan.
Bagi Adhan, keikutsertaan dalam MTQ Nasional merupakan bagian dari upaya memberi warna bagi Kota Gorontalo melalui kegiatan keagamaan. Gelar juara menjadi capaian yang patut disyukuri, tetapi keberanian tampil dan membawa nama daerah juga menjadi bagian penting dari perjuangan para peserta.












