Boalemo

Boalemo Siapkan TAMASYA, Ruang Asuh Anak yang Aman, Ceria dan Edukatif

×

Boalemo Siapkan TAMASYA, Ruang Asuh Anak yang Aman, Ceria dan Edukatif

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Boalemo mendorong pembentukan TAMASYA sebagai ruang pengasuhan anak ramah keluarga pekerja untuk mendukung tumbuh kembang anak usia dini/Hibata.id
Pemerintah Kabupaten Boalemo mendorong pembentukan TAMASYA sebagai ruang pengasuhan anak ramah keluarga pekerja untuk mendukung tumbuh kembang anak usia dini/Hibata.id

Hibata.id, Boalemo – Pemerintah Kabupaten Boalemo mulai mendorong hadirnya ruang pengasuhan anak yang lebih modern, aman, dan penuh perhatian melalui inisiasi pembentukan Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Kamis (7/5/2026).

Program ini hadir bukan sekadar tempat penitipan anak biasa. Pemerintah menyiapkan konsep pengasuhan yang dirancang lebih ramah anak, edukatif, sekaligus mendukung orang tua agar tetap bisa bekerja dengan tenang.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Riandy Bakari, S.Sos mewakili Kepala DPPKBP3A Kabupaten Boalemo bersama Tim Kerja KSPK BKKBN Provinsi Gorontalo yang diwakili Joko Wiyanto, SE., M.Pd. Seluruh Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) se-Kabupaten Boalemo turut hadir dalam kegiatan itu.

Baca Juga:  Rum Pagau Tutup MTQ XII Boalemo, Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani

Di tengah meningkatnya aktivitas dan tuntutan kerja orang tua, kebutuhan terhadap layanan pengasuhan anak dinilai semakin penting.

Karena itu, TAMASYA didorong menjadi solusi yang tidak hanya menjaga anak, tetapi juga memastikan tumbuh kembang mereka tetap optimal sejak usia dini.

Program yang masuk dalam quick win Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN tersebut dirancang menghadirkan lingkungan yang aman, ceria, edukatif, dan penuh kasih sayang bagi anak-anak.

Baca Juga:  Event Koko’o Boalemo Jadi Simbol Kebersamaan, Wabup Turun Bangunkan Sahur

“Orang tua tetap bisa produktif bekerja, sementara anak tetap mendapatkan pengasuhan yang baik dan berkualitas,” ujar pihak penyelenggara dalam pemaparan kegiatan.

Melalui TAMASYA, pemerintah ingin menghadirkan pola pengasuhan yang lebih terarah melalui pendampingan pengasuh, edukasi pola asuh kreatif, hingga stimulasi perkembangan anak sesuai tahap usia mereka.

Menariknya, program ini tidak hanya diarahkan hadir di kantor pemerintahan. BKKBN juga mulai mendorong pembentukan TAMASYA di lingkungan perusahaan, sektor swasta, kawasan industri, hingga area pasar agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh keluarga pekerja.

Baca Juga:  Bupati Rum Pagau dan Forkopimda Lakukan Groundbreaking Kampung Nelayan Merah Putih

Kolaborasi lintas sektor pun menjadi perhatian utama dalam program tersebut.

Pemerintah daerah, BKKBN provinsi, hingga pelaku usaha didorong terlibat aktif untuk menghadirkan ruang pengasuhan anak yang lebih berkualitas di daerah.

Inisiasi TAMASYA di Boalemo diharapkan menjadi langkah awal menghadirkan generasi yang sehat, cerdas, dan tumbuh dalam lingkungan penuh perhatian sejak dini.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel