Hibata.id, Boalemo – Bupati Boalemo, Rum Pagau, membuka kegiatan evaluasi Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) tingkat Kabupaten Boalemo Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Kesehatan di Cabana Resort Pantai Bolihutuo, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Sutriyani Lumula, SST., M.Kes., Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Tani dan Nelayan (RSCG) Boalemo dr. Roni Imran, para kepala puskesmas, serta tenaga kesehatan dari berbagai wilayah di Kabupaten Boalemo.
Dalam sambutannya, Bupati Rum Pagau menyampaikan apresiasi kepada seluruh dokter dan tenaga kesehatan yang telah menjalankan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis, terutama bagi mereka yang memberikan pelayanan hingga ke wilayah terpencil.
“Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis merupakan upaya pemerintah untuk mendeteksi lebih awal berbagai penyakit yang dialami masyarakat,” kata Rum Pagau.
Ia menjelaskan bahwa program tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui upaya pencegahan.
“Prinsipnya, mencegah penyakit jauh lebih baik daripada mengobati. Karena itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat penting agar masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini,” ujarnya.
Menurut Rum Pagau, hasil pemeriksaan kesehatan juga menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam memetakan jenis penyakit yang paling banyak ditemukan di setiap kecamatan.
“Dengan data tersebut, pemerintah dapat mengetahui penyakit yang mendominasi di suatu wilayah sehingga program kesehatan yang dijalankan bisa disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing kecamatan,” katanya.
Ia berharap Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatannya secara rutin sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat Boalemo yang lebih sehat.
“Saya ingin seluruh masyarakat Boalemo tetap sehat sehingga setiap program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.












