Bolmut

Musda AMAN Bintauna Bahas Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat Adat

×

Musda AMAN Bintauna Bahas Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat Adat

Sebarkan artikel ini
Pemkab Bolaang Mongondow Utara mendorong perlindungan dan pemberdayaan masyarakat adat melalui Musda AMAN Bintauna, Sabtu 29 Agustus 2026/Hibata.id
Pemkab Bolaang Mongondow Utara mendorong perlindungan dan pemberdayaan masyarakat adat melalui Musda AMAN Bintauna, Sabtu 29 Agustus 2026/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) mendorong penguatan perlindungan dan pemberdayaan masyarakat adat melalui Musyawarah Daerah (Musda) Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Bintauna.

Mewakili Bupati Bolmut, Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Bolmut Abdul Haris Bangko membuka Musda AMAN Bintauna yang dirangkaikan dengan seminar dan lokakarya di Aula Mososandova, Kantor Camat Bintauna, Sabtu (29/8/2026).

Scroll untuk baca berita

Abdul Haris mengatakan masyarakat adat memiliki peran dalam menjaga nilai budaya, kearifan lokal, dan kelestarian lingkungan. Karena itu, pemerintah daerah mengapresiasi pelaksanaan Musda sebagai ruang untuk membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan masyarakat adat.

Baca Juga:  Ranperda Tambang Rakyat Diusulkan, Penambang Bolmut Punya Harapan

“Pemerintah daerah tentu memberikan perhatian terhadap keberadaan masyarakat adat. Karena itu, forum seperti Musda dan seminar lokakarya ini diharapkan dapat menjadi ruang bersama untuk berdiskusi, menyampaikan aspirasi, sekaligus mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat adat,” kata Abdul Haris.

Menurut dia, Musda juga dapat menjadi sarana konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan rekomendasi mengenai perlindungan dan pemberdayaan masyarakat adat, khususnya di wilayah Bintauna.

Baca Juga:  Berpolemik, Warga Pertanyakan Legalitas Lahan Gerai KDMP di Bintauna

Ia berharap hasil pembahasan tersebut dapat memperkuat sinergi antara masyarakat adat dan Pemerintah Kabupaten Bolmut dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

Abdul Haris juga menekankan pentingnya mempertahankan nilai adat di tengah perkembangan zaman. Menurut dia, pembangunan perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga identitas budaya dan kearifan lokal yang tumbuh di tengah masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bolmut berharap Musda AMAN Bintauna menghasilkan rumusan yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan terkait perlindungan dan pemberdayaan masyarakat adat.

Baca Juga:  Gerakan ASRI Jadi Momentum Jaga Pantai Lokpon Tetap Bersih dan Nyaman

Selain membahas sejumlah isu masyarakat adat, Musda tersebut diharapkan menghasilkan kepengurusan serta program kerja AMAN Bintauna yang dapat mengakomodasi kepentingan masyarakat adat dan memperkuat perannya dalam pembangunan daerah.

Kegiatan itu dihadiri Camat Bintauna, Kapolsek Bintauna, Danramil Bintauna, perwakilan Polres Bolmut melalui Kasi Propam, pengurus AMAN, tokoh adat, unsur pemerintah, serta elemen masyarakat.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel