Hibata.id, Bintauna – Masalah sampah di Bintauna sepertinya belum benar-benar selesai. Bukannya hilang, tumpukan sampah kini justru pindah alamat ke Pasar Rakyat Bintauna.
Pantauan Hibata.id, Minggu (26/4/2026), menunjukkan sampah menggunung di beberapa sudut pasar, terutama di bagian belakang.
Sisa aktivitas jual beli dan limbah rumah tangga bercampur, memicu bau menyengat yang langsung terasa saat melintas.
Kondisi ini membuat suasana pasar jadi kurang nyaman, baik bagi pedagang maupun pengunjung.
“Dulu di Jalan Pimpi–Huntuk yang sering dikeluhkan, sekarang malah di pasar. Baunya mengganggu sekali,” kata seorang warga.
Warga menilai persoalan ini belum ditangani secara menyeluruh. Mereka melihat pola yang sama, yakni sampah dibersihkan di satu titik, lalu muncul di lokasi lain.
Selain itu, kesadaran sebagian masyarakat dalam membuang sampah juga masih menjadi catatan.
Sampah yang dibuang sembarangan ikut memperparah kondisi di lapangan.
Warga berharap pemerintah setempat segera bertindak lebih tegas dan konsisten.
Mereka menginginkan adanya tempat sampah yang memadai, jadwal pengangkutan yang rutin, serta edukasi yang berkelanjutan.
Pasar Rakyat Bintauna sebagai pusat aktivitas ekonomi warga dinilai perlu dijaga kebersihannya.
Lingkungan yang bersih tidak hanya membuat nyaman, tetapi juga mendukung aktivitas jual beli tetap berjalan lancar.












