Hibata.id, Asahan – Desa Danau Sijabut, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan, dipersiapkan menjadi wakil daerah pada Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tingkat Provinsi Sumatera Utara 2026.
Persiapan tersebut ditandai dengan kegiatan pembinaan yang dilakukan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Asahan di desa tersebut, Rabu.
Kunjungan pembinaan dipimpin Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, bersama jajaran pengurus serta sejumlah pejabat daerah.
Hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Keluarga Berencana, Satuan Polisi Pamong Praja, Camat Air Batu, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta undangan lainnya.
Camat Air Batu Ahmad Syaiful Parlagutan Pasaribu mengatakan kehadiran TP PKK Kabupaten Asahan menjadi dorongan bagi pemerintah kecamatan dan masyarakat dalam mempersiapkan penilaian tingkat provinsi.
“Kehadiran Ibu Ketua TP PKK memberikan semangat bagi kami untuk menyiapkan Desa Danau Sijabut secara maksimal menghadapi penilaian tingkat provinsi,” katanya.
Ia menjelaskan lomba PHBS tidak sekadar agenda penilaian, melainkan bagian dari upaya membangun kebiasaan hidup sehat di lingkungan masyarakat.
Menurut dia, penerapan pola hidup bersih dan sehat perlu menjadi komitmen bersama, terutama di tingkat rumah tangga, agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Syaiful juga mengajak seluruh masyarakat terlibat aktif dalam persiapan, termasuk menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan penerapan indikator PHBS berjalan optimal.
Beberapa indikator yang menjadi perhatian antara lain persalinan oleh tenaga kesehatan, pemberian ASI eksklusif, pemantauan pertumbuhan balita, penggunaan jamban sehat, serta pemanfaatan air bersih.
Selain itu, masyarakat diminta memperhatikan kebersihan pekarangan, saluran pembuangan air, serta pengelolaan sampah rumah tangga guna mencegah potensi gangguan kesehatan lingkungan.
Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik menegaskan pembinaan dilakukan untuk memastikan kesiapan desa secara administrasi maupun implementasi di lapangan.
“PHBS perlu menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat sehari-hari, bukan hanya dilakukan menjelang penilaian,” katanya.
Ia menambahkan keberhasilan penerapan PHBS membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, kader PKK, dan masyarakat agar tercipta lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
Menurut Yusnila, kesiapan seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam menghadapi penilaian tingkat provinsi.
Desa Danau Sijabut saat ini terus melakukan persiapan dengan memperkuat penerapan 10 indikator PHBS di lingkungan rumah tangga menjelang penilaian dari tim Provinsi Sumatera Utara.













