Hibata.id, Gorontalo – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail memastikan kesiapan Media Center Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 yang akan menjadi pusat layanan informasi bagi ratusan wartawan selama pelaksanaan agenda nasional tersebut.
Saat meninjau lokasi di Gedung Logistik BPBD Kabupaten Gorontalo, Kamis (11/6/2026), Gusnar mendapati progres penyiapan fasilitas telah mencapai sekitar 80 persen.
Sejumlah sarana utama telah tersedia dan ditargetkan rampung seluruhnya pada akhir pekan ini.
Media Center PENAS XVII 2026 disiapkan sebagai pusat aktivitas peliputan bagi media lokal maupun nasional yang akan meliput kegiatan yang dipusatkan di Kabupaten Gorontalo.
Fasilitas tersebut dilengkapi ruang kerja wartawan, ruang konferensi pers, studio podcast, komputer, pendingin ruangan, hingga akses internet berkecepatan tinggi.
“Wah sudah siap ya? Sudah berapa persen ini Pak Kadis Kominfo?” tanya Gusnar kepada Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Gorontalo, Trizal Entengo saat meninjau ruangan yang sedang ditata.
Menjawab pertanyaan itu, Trizal menyebut pekerjaan saat ini telah mencapai 80 persen dan tinggal menyelesaikan beberapa kebutuhan pendukung.
“Sudah 80 persen, Pak. Besok kita lengkapi dengan delapan unit komputer dan sekarang lagi pemasangan dua unit AC standing,” kata Trizal.
Sebagai fasilitas pendukung kerja media, Media Center tersebut menyediakan 18 meja kerja wartawan yang dapat digunakan untuk menulis berita, mengolah data, melakukan wawancara daring hingga mengirimkan laporan secara cepat dari lokasi kegiatan.
Pemerintah Provinsi Gorontalo juga memastikan dukungan jaringan internet menjadi salah satu prioritas utama. Sebab, kebutuhan transfer data, foto, video, hingga siaran langsung diperkirakan meningkat selama pelaksanaan PENAS XVII.
“Kita siapkan akses internet 800 megabyte. Sebanyak 500 megabyte dukungan dari Icon Plus dan 300 megabyte dari Indihome. Ada sekitar lima titik WiFi yang dipasang di area Media Center ini,” ujar Trizal.
Selain ruang kerja dan jaringan internet, studio podcast juga menjadi salah satu fasilitas yang disiapkan untuk mendukung publikasi kegiatan.
Studio tersebut akan dimanfaatkan sebagai ruang diskusi, wawancara, hingga penyebarluasan informasi terkait pelaksanaan PENAS XVII 2026.
Melihat progres yang ada, Gusnar meminta seluruh pekerjaan dapat dituntaskan dalam beberapa hari ke depan agar fasilitas tersebut sudah siap digunakan sebelum peserta dan awak media mulai berdatangan ke Gorontalo.
Bahkan, orang nomor satu di Gorontalo itu telah merencanakan peresmian Media Center pada Senin pekan depan. Peresmian tersebut rencananya akan dirangkaikan dengan podcast perdana yang menghadirkan dirinya bersama Bupati Gorontalo Sofyan Puhi.
“Senin kita resmikan ya, sekalian saya mau podcast di sini,” ujar Gusnar.
Menurutnya, keberadaan Media Center menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran arus informasi selama PENAS XVII berlangsung.
Dengan fasilitas yang memadai, wartawan dari berbagai daerah diharapkan dapat memperoleh akses informasi yang cepat, bekerja lebih nyaman, dan menyampaikan perkembangan kegiatan kepada masyarakat secara akurat dan tepat waktu.
PENAS XVII 2026 sendiri diperkirakan akan menghadirkan ribuan peserta dari seluruh Indonesia.
Karena itu, dukungan fasilitas media menjadi salah satu elemen penting untuk memperkuat publikasi dan penyebarluasan informasi mengenai berbagai agenda yang berlangsung selama kegiatan tersebut.












